Persebaya Surabaya Berjuang Akhiri Tren Negatif Jelang Laga Tandang Kontra Borneo FC
- Liga Indonesia Baru
Padang – Persebaya Surabaya tengah menghadapi tantangan berat dalam mengarungi sisa kompetisi BRI Liga 1.
Tim berjuluk Green Force ini belum mampu meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, hanya mencatatkan hasil imbang yang membuat performa tim terlihat kurang stabil.
Situasi semakin sulit menjelang laga tandang pemungkas musim ini, di mana Persebaya akan bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu pekan ini.
Kabar buruk lainnya bagi Persebaya adalah absennya pelatih kepala Paul Munster dalam laga krusial tersebut.
Munster terpaksa menjalani sanksi kartu merah yang diterimanya saat pertandingan melawan Semen Padang FC pada Minggu kemarin.
Namun, harapan Persebaya tidak sepenuhnya pupus. Asisten pelatih Uston Nawawi memiliki pengalaman positif dalam menggantikan Munster, di mana ia berhasil membawa Bajul Ijo meraih kemenangan atas Arema FC dan PSBS Biak pada kesempatan sebelumnya.
Catatan apik Uston tersebut memunculkan harapan agar ia kembali mampu mengantarkan Persebaya meraih tiga poin penting di kandang Borneo FC.
Pelatih berusia 48 tahun ini menyatakan tekadnya untuk membangkitkan semangat Bruno Moreira dan rekan-rekannya, mengingat hasil imbang beruntun yang telah mereka alami.
Ambisi Persebaya untuk mengamankan posisi runner-up BRI Liga 1 2024/25 sangat besar. Saat ini, mereka berada di peringkat ketiga dengan mengoleksi 55 poin, hanya terpaut dua poin dari Dewa United FC yang menduduki posisi kedua.
Finis di posisi runner-up akan secara otomatis meloloskan Persebaya ke babak play-off AFC Challenge League musim depan.
Kabar baiknya, Persebaya mendapatkan tambahan kekuatan di lini belakang dengan kembalinya bek tengah andalan, Slavko Damjanovic, yang sebelumnya absen akibat sanksi kartu merah.
Pemain asal Montenegro ini diharapkan dapat menjadi tembok kokoh di lini pertahanan yang telah kebobolan lima gol dalam tiga laga terakhir.
Di sisi lain, muncul spekulasi bahwa Uston Nawawi berpotensi memimpin Persebaya tidak hanya dalam laga kontra Borneo FC, tetapi juga di dua laga pemungkas BRI Liga 1 musim ini.
Hal ini disebabkan oleh potensi hukuman tambahan yang mungkin diterima oleh Paul Munster akibat kartu merah langsung yang diterimanya saat melawan Semen Padang.