Buntut Laga Bhayangkara vs Persib: Tak Terbukti Rasis, Maung Bandung Lindungi Marc Klok dari Fitnah

Marc Klok
Sumber :
  • Liga Indonesia Baru

Padang – Manajemen Persib Bandung akhirnya angkat bicara terkait tudingan miring yang menyeret kapten tim mereka, Marc Klok. Persib secara resmi menyatakan sikap pembelaan terhadap Klok yang dituduh melakukan tindakan rasisme kepada pemain Bhayangkara FC, Henri Doumbia.

img_title Sempat Protes ke PSSI, PSPP Padang Panjang Akhirnya Resmi Lolos ke Putaran Nasional Liga 4

Insiden yang memicu kontroversi ini terjadi pada laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026). Pihak Bhayangkara FC sebelumnya mengklaim bahwa terjadi pelecehan verbal bersifat rasial yang dilakukan oleh gelandang naturalisasi tersebut di tengah tensi tinggi pertandingan.

Melalui rilis resmi di laman klub, manajemen Persib Bandung menegaskan posisi mereka. Persib menyatakan telah melakukan investigasi internal dan komunikasi mendalam dengan sang pemain. Hasilnya, tim berjuluk Maung Bandung tersebut tidak menemukan bukti kuat yang mendukung tuduhan rasisme tersebut.

img_title PSSI Terbitkan Surat Resmi, PSPP Padang Panjang Pastikan Tiket Putaran Nasional Liga 4

"Menanggapi tuduhan tindakan rasisme yang diarahkan kepada pemain sekaligus kapten tim Persib, Marc Klok, dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis, 30 April 2026, Persib menyampaikan hal-hal sebagai berikut," tulis pernyataan resmi Persib, Jumat (1/5/2026).

Persib menekankan bahwa sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia, mereka memiliki standar etika yang sangat ketat. Isu rasisme adalah hal yang sangat ditentang oleh manajemen maupun suporter.

img_title Gagal Lolos Putaran Nasional Liga 4, PSPP Padang Panjang Layangkan Surat Keberatan ke PSSI

"Sebagai klub sepak bola profesional, Persib berdiri tegak dalam menjunjung tinggi nilai integritas, sportivitas, dan penghormatan terhadap keberagaman. Persib tidak mentolerir segala bentuk tindakan rasisme dalam kondisi apa pun," lanjut pernyataan tersebut.

Persib menilai bahwa perselisihan di lapangan hijau seringkali terjadi karena tensi pertandingan yang panas, namun hal tersebut tidak lantas menjadi pembenaran untuk melontarkan tuduhan tanpa bukti yang valid. Menurut manajemen, menjaga nama baik pemain adalah prioritas utama ketika tuduhan yang dilayangkan tidak didasari oleh fakta yang jelas.

Pernyataan ini juga menjadi bentuk proteksi klub terhadap Marc Klok. Sebagai kapten, Klok merupakan representasi tim di dalam dan di luar lapangan. Manajemen merasa perlu meluruskan simpang siur yang berkembang di media sosial agar tidak merugikan mentalitas pemain dan keharmonisan tim.

Halaman Selanjutnya
img_title