Juru Gedor PSP Padang Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Benturan Kontra Mataram Utama FC

Kaka Muhammad Seva
Sumber :
  • Kominfo Padang

Padang – Kabar kurang sedap menimpa kesebelasan PSP Padang yang tengah berlaga di putaran Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.

img_title Parade 1.700 Perempuan Berbusana Minang Pukau Pengunjung di Bukittinggi

Juru gedor andalan tim berjuluk Pandeka Minang tersebut, Kaka Muhammad Seva, dipastikan harus menepi untuk sementara waktu dari lapangan hijau.

Striker lincah bertubuh mungil itu terpaksa masuk ruang perawatan medis akibat mengalami cedera yang cukup parah. Akibat insiden tersebut, lini depan PSP Padang dipastikan kehilangan ketajaman sang pemain dalam beberapa laga ke depan.

img_title Setelah IKM, Giliran FUIBB, Didukung Advokat Sunda, Seret Abu Janda ke Ranah Hukum

Nasib sial yang menimpa striker haus gol ini terjadi saat PSP Padang melakoni laga sengit melawan Mataram Utama FC pada Sabtu 30 Mei 2026. Kaka terlibat benturan fisik yang sangat keras dengan pemain bertahan lawan di area penalti.

Akibat benturan tersebut, Kaka sempat terkapar tidak sadarkan diri di atas lapangan hingga membuat tim medis bergerak cepat. Guna mendapatkan penanganan yang lebih intensif, ia langsung dilarikan menggunakan ambulans menuju rumah sakit terdekat.

img_title Dinilai Lukai Hati Masyarakat Minang, IKM Sumsel Laporkan Abu Janda Ke Polisi

Manajer PSP Padang, Indra Yunaidi, mengonfirmasi bahwa penyerang andalannya itu mengalami luka robek yang cukup serius di bagian wajah.

Tim dokter yang menangani Kaka terpaksa melakukan tindakan operasi kecil untuk menutup luka tersebut.

"Dagu Kaka harus dijahit sebanyak lima jahitan, baik di bagian luar maupun dalam. Saat ini dia harus menepi dari sisa laga untuk sementara dan fokus penuh pada masa pemulihan," ujar Indra Yunaidi dikutip dari keterangan tertulis, 2 Juni 2026.

Kehilangan ujung tombak utama di awal kompetisi tentu menjadi pukulan telak bagi tim asuhan pelatih PSP Padang. Apalagi dalam laga pembuka tersebut, klub kebanggaan warga Kota Tercinta ini juga harus menelan pil pahit kekalahan atas tim lawan.

Kendati demikian, tim manajemen memastikan bahwa mental bertanding anak-anak Pandeka Minang sama sekali tidak gembos.

Kehilangan rekan setim dan kekalahan di laga perdana justru menjadi bahan evaluasi sekaligus perekat kebersamaan di ruang ganti.

Untuk mengembalikan fokus dan membakar ulang motivasi bertanding yang sempat turun, manajemen langsung mengambil langkah taktis.

Seluruh skuad diajak keluar dari mes pemain untuk menikmati atmosfer wisata dan kuliner di Kota Gudeg.

Halaman Selanjutnya
img_title