Inggris Ditahan Imbang Ghana 0-0, Thomas Tuchel Akui Frustrasi Tembus Tembok Kokoh Afrika

Inggris
Sumber :
  • viva.co.id

Padang – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara terbuka mengakui skuad asuhannya mengalami kesulitan besar untuk menembus lini pertahanan rapat yang diperagakan oleh Ghana.

img_title Resmi! Raul Fernandez Perpanjang Kontrak di Trackhouse MotoGP Hingga Musim 2028

Pernyataan tersebut terlontar setelah kedua tim terpaksa berbagi poin menyusul hasil imbang tanpa gol pada laga kedua penyisihan Grup L Piala Dunia 2026.

Pertandingan bertensi tinggi tersebut digelar di Stadion Boston, Amerika Serikat, pada Rabu 24 Juni 2026 waktu setempat.

img_title Aksi Konyol Breel Embolo Kena Kartu Merah Akibat Diving di Piala Dunia 2026

Menurut analisis taktis dari Tuchel, tingkat kedisiplinan yang tinggi serta keunggulan kekuatan fisik dari para pemain Ghana menjadi faktor utama yang membuat lini serang Inggris mati kutu sepanjang laga.

Padahal dalam laga tersebut, The Three Lions tampil sangat dominan sejak peluit pertama dibunyikan dengan mencatatkan statistik penguasaan bola hingga mencapai 79 persen.

img_title Power Rankings FIFA 2026: Diogo Costa hingga Jordan Pickford Melesat di Babak 16 Besar

Skuad bertabur bintang Eropa ini juga tercatat melepaskan total 19 tembakan ke arah gawang, namun tidak ada satu pun peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Meskipun merasa kecewa karena gagal mengamankan poin penuh, Tuchel tetap memberikan apresiasi tinggi kepada timnas Ghana.

Pelatih asal Jerman tersebut menilai strategi bertahan total yang diterapkan oleh perwakilan benua Afrika itu dieksekusi dengan sangat rapi dan disiplin sepanjang 90 menit jalannya pertandingan.

Ia menambahkan bahwa dirinya jarang melihat performa ketahanan fisik sewarna dan sekuat yang ditunjukkan oleh para penggawa Ghana dalam sebuah turnamen besar.

Solidnya koordinasi antarlini membuat ruang tembak di area kotak penalti menjadi sangat terbatas dan menyulitkan barisan penyerang Inggris untuk berkreasi.

"Pujian tinggi patut diberikan kepada mereka. Saya jarang sekali melihat performa ketahanan fisik yang luar biasa seperti itu dari sebuah tim. Mereka memilih bertahan sangat dalam dengan menumpuk 10 pemain di area pertahanan sendiri sehingga menyulitkan kami," ujar Thomas Tuchel seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu (24/6/2026).

Mantan pelatih Chelsea tersebut menjelaskan bahwa sepanjang babak kedua, pasukannya harus bekerja ekstra keras di lapangan hijau untuk menemukan ritme permainan yang tepat.

Di satu sisi mereka dituntut terus menekan, namun di sisi lain mereka juga wajib waspada agar tidak kecolongan oleh skema serangan balik cepat.

Halaman Selanjutnya
img_title