Kemenpora Hentikan Bantuan, Pemprov Sumbar Garansi Anggaran APBD untuk Pembinaan Atlet
- Humas Sumbar
Padang – Prestasi membanggakan di kancah internasional kembali ditorehkan oleh putra-putri Sumatera Barat (Sumbar).
Karateka muda Zaimah Arkadina Irsal berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi Indonesia dalam ajang 13th SEAKF Karate Championship di Vietnam, sementara pelatih asal Sumbar, Zelly Heriyanto, resmi dinyatakan lulus Akreditasi Pelatih Asian Karate Federation (AKF).
Atas capaian bergengsi tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi tinggi saat menerima audiensi perwakilan atlet dan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) di Istana Gubernur, Padang, Minggu kemarin.
Mahyeldi menilai capaian ini menjadi bukti nyata kekuatan generasi muda daerah di tingkat internasional.
Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi menegaskan bahwa keberhasilan meraih medali di tingkat Asia merupakan hasil dari proses pembinaan atlet yang dilakukan secara berjenjang sejak usia dini.
Oleh sebab itu, keberlanjutan regenerasi atlet harus terus dijaga melalui ekosistem kompetisi yang sehat di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Guna menjaga konsistensi prestasi tersebut, Mahyeldi mendorong seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk memperbanyak kejuaraan kelompok umur.
Langkah ini dinilai krusial sebagai sarana menjaring bibit unggul yang kelak dapat diproyeksikan ke tingkat nasional maupun internasional.
Selain kompetisi usia dini, Pemprov Sumbar juga fokus memperkuat Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) sebagai kawah candradimuka atlet.
Pembinaan melalui PPLP diprioritaskan bagi cabang-cabang olahraga unggulan yang terbukti konsisten menyumbang medali dan mengharumkan nama daerah.
Di sisi lain, Mahyeldi memastikan Pemprov Sumbar akan tetap berkomitmen mengalokasikan dukungan anggaran bagi pembinaan atlet daerah.
Sikap tegas ini diambil sebagai solusi atas penghentian bantuan dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada tahun ini.
Mahyeldi menjamin bahwa pemangkasan atau penghentian bantuan dari pemerintah pusat tidak boleh menyurutkan semangat pembinaan olahraga di daerah.
Pihaknya berjanji akan mengupayakan alokasi pendanaan secara maksimal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatra Barat.
Bagi Pemprov Sumbar, pembinaan atlet muda merupakan investasi jangka panjang daerah yang nilainya sangat strategis.