Sabet 16 Medali di Meksiko, Atlet Para Atletik Indonesia Pecahkan Rekor Dunia dan Asia
- Kemenpora/foto: NPC Indonesia
Padang – Tim para atletik Indonesia mengukir prestasi gemilang pada ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 di Meksiko.
Selain memboyong 16 medali, para atlet Indonesia juga sukses memecahkan rekor dunia dan rekor Asia.
Satu di antara torehan bersejarah dicetak oleh I Kadek Dwi Purwana Yasa yang tampil di nomor lempar cakram klasifikasi F57.
Kadek berhasil memecahkan rekor dunia usai mencatatkan jarak lemparan sejauh 48,68 meter.
Catatan luar biasa tersebut resmi melampaui rekor dunia sebelumnya sejauh 48,55 meter yang dipegang oleh atlet asal Brasil, Thiago Paulino dos Santos.
Kadek mengaku tidak menyangka bisa mengukir rekor dunia dalam kejuaraan tersebut. Ia menyebut hanya berusaha memberikan lemparan terbaik tanpa membebankan ekspektasi berlebih.
Di balik capaian tersebut, Kadek sempat menghadapi dua kendala utama di Meksiko. Kendala itu meliputi durasi perjalanan panjang dari Indonesia serta penyesuaian menu makanan lokal yang kurang cocok di lidah.
Masalah tersebut berhasil diatasi dengan memperbanyak waktu istirahat untuk memulihkan stamina.
Sementara untuk urusan konsumsi, tim memanfaatkan bekal makanan yang dibawa langsung dari Indonesia.
Hasil memuaskan juga diraih oleh atlet putri Nanda Mei Sholihah. Nanda berhasil memecahkan rekor Asia saat turun pada nomor lari 100 meter klasifikasi T45/46/47.
Nanda mengungkapkan bahwa tantangan terberat selama perlombaan adalah menaklukkan rasa takut dari dalam diri sendiri. Namun, berkat persiapan yang matang, ia mampu melampaui target tersebut.
Selain memecahkan rekor Asia di nomor 100 meter, Nanda juga sukses menajamkan rekor pribadinya saat berlaga di nomor lari 200 meter.
Capaian manis di Meksiko ini menjadi suntikan motivasi bagi Nanda untuk menatap ajang Asian Para Games 2026 di Jepang, di mana ia ditargetkan turun pada tiga nomor pertandingan.