Saksi Bisu Duel Sengit MotoGP, Berikut Kilas Balik Balapan Paling Drama di Sirkuit Silverstone
- MotoGp.com
Padang – Sirkuit legendaris Silverstone kembali menjadi panggung utama ajang balap paling bergengsi dalam gelaran Qatar Airways Grand Prix Inggris Raya.
Tempat bersejarah ini secara konsisten menyuguhkan pertarungan klasik penuh aksi dan keseruan balapan yang tak pernah gagal memikat para penggemar MotoGP.
Menjelang balapan musim ini, jajaran momen paling dramatis dalam sejarah GP Inggris kembali menjadi sorotan.
Rekam jejak pertarungan sengit para pembalap papan atas di lintasan ini senantiasa melahirkan memori yang tak terlupakan bagi sejarah dunia balap motor internasional.
Salah satu momen paling berkesan terjadi pada GP Inggris 2011 di lintasan basah Silverstone. Casey Stoner yang memulai balapan dari pole position berhasil mengamankan kemenangan untuk Honda, sementara insiden jatuhnya Marco Simoncelli dan Jorge Lorenzo memberi jalan bagi Colin Edwards meraih podium terakhir dalam karier MotoGP-nya.
Pertarungan klasik berikutnya tersaji pada musim 2013 lewat duel sengit antara pembalap berpengalaman dan pendatang baru.
Jorge Lorenzo berhadapan langsung dengan Marc Marquez di lap terakhir, hingga manuver ketat di tikungan penutup memastikan kemenangan Lorenzo sekaligus memangkas jarak poin klasemen.
Pada GP Inggris 2015, Valentino Rossi menunjukkan kelasnya di tengah kondisi lintasan yang sangat basah.
Usai Marc Marquez terjatuh di tikungan Copse, Rossi sukses mendominasi balapan dan merebut kemenangan krusial untuk mengamankan posisi puncak klasemen kejuaraan dari kejaran rekan setimnya.
Sejarah baru tercatat pada musim 2016 ketika Maverick Vinales membawa pabrikan Suzuki kembali ke podium tertinggi.
Vinales tampil dominan sejak awal balapan dan mengamankan kemenangan pertamanya di kelas utama, sekaligus menjadi kemenangan perdana Suzuki sejak 2007.
Kemenangan dramatis Suzuki kembali terulang pada GP Inggris 2019 lewat aksi impresif Alex Rins.
Mengikuti pergerakan Marc Marquez sepanjang balapan, Rins melancarkan manuver memukau di tikungan akhir dan menyentuh garis finis lebih cepat dengan keunggulan tipis 0,013 detik.
Tradisi persaingan ketat di Silverstone sejatinya telah terbentuk sejak era klasik, termasuk duel legendaris tahun 1979 antara Kenny Roberts dan Barry Sheene.
Semangat persaingan sengit itu terus berlanjut hingga musim 2023 saat Aleix Espargaro secara mengejutkan merebut kemenangan dari Francesco Bagnaia di lap terakhir.