Wujudkan Visi Sport Tourism, Pariaman Sukses Gelar Kejuaraan Drag Bike 201 M
- Diskominfo Pariaman
Padang – Ikatan Motor Indonesia (IMI) sukses menggelar ajang Kejuaraan Wali Kota Pariaman Drag Bike 201 M di Sirkuit NP Bypass Jati Pariaman pada Minggu (16/8/2026). Ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Wali Kota ini diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah dan menjadi wadah strategis untuk mendukung visi misi Wali Kota Pariaman, Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi, di bidang pariwisata sport tourism.
Acara pembukaan kejuaraan adu cepat kuda besi ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, didampingi Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, serta Camat Pariaman Timur. Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan komitmen penuh pemerintah dalam mendukung pembinaan generasi muda sekaligus penggerak roda perekonomian kerakyatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan resmi seperti ini merupakan langkah penting. Tujuannya adalah untuk memberikan wadah positif bagi para pembalap lokal agar dapat menyalurkan bakat dan kemampuan mereka secara aman, sportif, serta sesuai dengan aturan keselamatan yang berlaku.
Selain fokus pada prestasi olahraga, Yota Balad juga menyoroti dampak positif kegiatan ini terhadap sektor ekonomi masyarakat. Menurutnya, ajang dragbike yang dipadati ribuan penonton ini mampu membantu para pelaku UMKM dan pedagang kecil meraup keuntungan berlipat ganda dibanding hari-hari biasa, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga.
"Saya ingin kegiatan ini bisa dijadikan agenda tahunan sehingga sport tourism terlaksana dengan baik serta pendapatan UMKM dan juga pedagang kaki lima bisa meningkat," ujar Yota Balad di sela-sela acara.
Respon positif dan antusiasme tinggi turut dirasakan langsung oleh para pedagang di sekitar lokasi sirkuit. Novel, salah seorang pedagang air tebu yang berjualan di area Pariaman, mengaku sangat terbantu dengan adanya kejuaraan ini.
"Kalau bisa acara seperti ini sering-seringlah diadakan di Kota Pariaman atau paling tidak bisa dibuat sekali dalam setahun. Dengan adanya acara yang mengumpulkan orang banyak, pendapatan kami menjadi berlipat ganda dari hari biasanya," ungkap Novel.