Jaga Ekosistem Lokal: Pertamina Lepas 5 Ribu Benih Ikan Garing di Sungai Lubuk Hitam
- Humas Pertamina Sumbagut
Padang – Sebagai wujud komitmen pada pelestarian lingkungan, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung menggelar kegiatan restocking dengan melepas sebanyak 5 ribu benih ikan garing ke aliran Sungai Air Terjun Lubuk Hitam.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama Kelompok Wisata Koto Lubuk Hitam Lestari ini, sudah dilakukan pada Selasa kemarin.
Langkah ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Pertamina, yang bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Pemilihan ikan garing didasarkan pada kesesuaiannya dengan habitat lokal dan nilai ekonomi serta budaya yang penting bagi masyarakat setempat.
Pelepasan ribuan benih ini diharapkan menjaga sungai tetap produktif, memberikan manfaat langsung berupa konsumsi dan tambahan penghasilan bagi warga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa restocking ikan ini adalah langkah nyata perusahaan dalam mendukung konservasi keanekaragaman hayati.
"Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 14 tentang ekosistem perairan, SDG 15 tentang ekosistem daratan, serta SDG 17 tentang kemitraan," ujar Fahrougi, Rabu 1 Oktober 2025.
Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini juga selaras dengan komitmen Pertamina Group dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Program ini mendapat sambutan baik dan apresiasi dari masyarakat serta pemerintah setempat.
Yogi Reski, perwakilan Kelompok Wisata Koto Lubuk Hitam Lestari, menyampaikan rasa terima kasihnya.
"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pertamina. Dengan adanya pelepasan ikan ini, kami berharap sungai kembali ramai dengan ikan, sehingga anak cucu kami bisa ikut merasakan manfaatnya, baik untuk konsumsi maupun penghasilan tambahan,” kata Yogi.