Fakta Baru Kasus Kematian Dosen Erni Yuniati: Benarkah Diperkosa Setelah Dibunuh Oknum Polisi Bripda Waldi ?

Erni Yuniarti
Sumber :
  • FB Erni Yuniarti

Padang – Kasus kematian dosen Program Studi Keperawatan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS), Muara Bungo, Jambi, Erni Yuniati terus diselidiki pihak kepolisian. 

img_title AKBP Basuki Terancam Dipecat Imbas Tinggal Satu Atap dengan Dosen Untag Yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana

Dosen cantik itu, ditemukan meninggal di rumahkediamannya pada Sabtu 1 November 2025. Polisi menetapkan oknum anggota Polres Tebo, Bripda Waldi (22), sebagai tersangka utama.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, mengungkapkan bahwa antara korban dan pelaku terdapat hubungan pribadi yang telah berlangsung sejak April 2025.

img_title Ada "Pil Misterius" di TKP Dosen Untag yang Tewas Tanpa Busana, Penyebab Jantung Pecah ?

Dugaan sementara, tindakan keji itu dipicu oleh pertengkaran dan masalah pribadi, disertai motif ekonomi karena pelaku memiliki utang kepada korban.

“Betul, sampai dengan sekarang untuk motif masih adanya hubungan asmara ataupun hubungan pribadi yang dimulai sejak bulan April 2025,” ujar Natalena dinukil dari laman tvonenews, Rabu 5 November 2025.

img_title Jantung Dosen Cantik Untag Semarang Yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana Pecah Akibat Aktivitas Berlebihan, Apa itu?

Menurut Natalena, pembunuhan itu diduga diawali oleh pertengkaran antara keduanya. Tersangka merasa sakit hati atas perkataan korban saat bertengkar itu.

Penyelidikan sementara kata Natalena, juga menemukan adanya indikasi pelanggaran berat lain yang dilakukan pelaku terhadap korban setelah kejadian.

Dugaan tersebut kini tengah ditangani secara terpisah oleh penyidik untuk memastikan seluruh aspek tindak pidana yang terjadi.

Natalena menambahkan, selain hubungan pribadi, motif ekonomi juga diduga turut berperan dalam kasus ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bripda Waldi mengaku memiliki utang kepada korban. 

Dalam upaya menutupi perbuatannya, pelaku juga mengambil sejumlah barang berharga milik korban, seperti mobil, motor, ponsel, dan perhiasan, yang kemudian berusaha dijual. Seluruh barang bukti kini telah diamankan oleh kepolisian.

“Motif sementara masih berkaitan dengan asmara dan ekonomi. Namun kami masih mendalami kemungkinan adanya motif lain,” jelas Natalena.

Tak hanya itu, berdasarkan bukti yang dikumpulkan sementara ini, Bripda Waldi diduga juga memperkosa Erni setelah meninggal. Kini, Bripda Waldi telah resmi ditetapkan sebagai tersangka tunggal. 

Meski demikian, Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat atau membantu tersangka setelah kejadian.