Kemarau Panjang di Canduang, Ade Rezki Bantu Air Bersih Untuk Warga

Ade Rezki Pratama bantu air bersih di Kabupaten Agam
Sumber :
  • Istimewa

Padang – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Agam selama empat bulan terakhir membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Sejumlah lahan pertanian juga mengalami gagal panen akibat kekeringan, sementara sumber air yang tersisa tak lagi mampu memenuhi kebutuhan dasar warga.

img_title Wujudkan Program Satu Rumah Satu Industri, Wako Yota Balad Salurkan Bantuan Batik dan Rajutan ke 45 Pengrajin Lokal

Merespons kondisi tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, turun langsung membantu ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Bantuan berupa uang tunai untuk operasional distribusi air diserahkan kepada Camat Canduang, Syahrul Hamidi, saat menghadiri Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di aula Kantor Nagari Canduang Koto Laweh, Selasa (11/11/2025)

Ade  Rezki Pratama saat dihubungi pada Sabtu 15 November 2025 menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi warga yang terdampak kemarau panjang. Selain sulit memperoleh air bersih, banyak petani juga mengalami kerugian akibat lahan yang gagal panen. 

img_title Palai Rinuak, Kuliner Khas Danau Maninjau yang Sarat Cita Rasa Minang

"Untuk itu, kami membantu biaya operasional kendaraan yang akan menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga," ujarnya.

Ia berharap kondisi cuaca segera kembali normal sehingga aktivitas pertanian dapat pulih. 

img_title Antisipasi Bencana Berulang, Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi Hunian Warga Terdampak Bencana

"Air merupakan kebutuhan dasar seluruh makhluk hidup. Semoga kemarau panjang cepat berlalu, sawah dan kebun warga kembali dialiri air, dan para petani bisa kembali beraktivitas.”

Warga Nagari Canduang Koto Laweh, Dasril, mengapresiasi langkah cepat Ade Rezki dalam merespons keluhan masyarakat terkait kebutuhan air bersih. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti di tengah kondisi kekeringan yang kian menyulitkan warga.

“Bantuan langsung diberikan saat warga menyampaikan keluhan pada kegiatan sosialisasi Program BGN. Ade Rezki langsung memberikan bantuan uang untuk operasional kendaraan yang akan mendistribusikan air ke rumah-rumah warga,” ungkapnya.

Tokoh masyarakat Canduang, Arius Khatib, juga menyebut bantuan air bersih ini sangat membantu, terutama untuk kebutuhan konsumsi dan rumah tangga. Sebelumnya, warga terpaksa mengandalkan sumber air terbatas bahkan membeli air guna memenuhi kebutuhan harian.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Agam melalui BPBD telah menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan sejak Agustus lalu. Ratusan keluarga di wilayah Ampek Angkek dan Canduang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau berkepanjangan.

Selama masa tanggap darurat, BPBD bersama PDAM, PMI, pemerintah kecamatan, nagari, serta Kelompok Siaga Bencana (KSB) terus menyalurkan bantuan air bersih ke berbagai nagari terdampak sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.