Tragedi Longsor Cisarua Bandung Barat: 8 Warga Meninggal Dunia, 82 Orang Hilang

Longsor Bandung Barat
Sumber :
  • BNPB

Padang – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Bandung Barat setelah bencana tanah longsor menerjang pemukiman warga pada Sabtu 24 Januari 2026 dini hari. 

img_title Longsor Bandung Barat: 38 Tewas, Puluhan Hilang, Upaya SAR Terus Berlanjut

Data terbaru hingga pukul 10.30 WIB mencatat delapan orang ditemukan meninggal dunia, sementara 82 warga lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian intensif.

Bencana mematikan ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua sejak malam sebelumnya.

img_title BNPB Kerahkan 5 Pesawat Modifikasi Cuaca Jakarta dan Jawa Barat

Longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Kampung Babakan Cibudah, Desa Pasir Langu, menimbun rumah-rumah warga saat mereka tengah beristirahat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebut, Selain menelan korban jiwa, sebanyak 23 warga berhasil diselamatkan dari material longsoran. 

img_title Akses Jalan Terbuka, BNPB Percepat Pembersihan Material Kayu dan Sekolah di Aceh Utara

"Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 34 Kepala Keluarga atau sekitar 113 jiwa. Hingga saat ini, petugas di lapangan masih terus melakukan pendataan valid terkait jumlah rumah yang mengalami kerusakan berat maupun ringan,"ujar Abdul Muhari dikutip dari keterangan tertulis, Minggu 25 Januari 2026.

Abdul bilang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat bersama tim gabungan lintas instansi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (asesmen) dan operasi pencarian korban.

Fokus utama saat ini adalah mengevakuasi korban yang tertimbun material tanah dan mengidentifikasi kebutuhan darurat para penyintas.

Perlu diketahui, wilayah Kabupaten Bandung Barat saat ini memang sedang dalam Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/Kep.359-BPBD/2025 yang berlaku hingga 30 April 2026. Hal ini sejalan dengan status serupa yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem.

Sebagai langkah mitigasi menekan frekuensi bencana hidrometeorologi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Sejak 12 Januari 2026, teknologi semai garam di langit Jawa Barat dan DKI Jakarta telah dilakukan untuk mereduksi curah hujan yang ekstrem.

Dalam laporannya, BNPB mencatat pesawat PK-JVH telah melakukan 32 sorti dengan menaburkan 32 ton bahan semai di atas wilayah Jawa Barat pada periode 13–22 Januari.

Sementara pesawat CASA 212 A-2105 dikerahkan untuk mengamankan langit Jakarta dengan 19 sorti penerbangan.

Halaman Selanjutnya
img_title