Perkuat Ekonomi Desa, Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Pantau Distribusi LPG 3 Kg di Deli Serdang
- Humas Pertamina Patra Niaga Sumbagut
Padang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui penguatan ekonomi kerakyatan.
Fokus utama kali ini adalah memastikan penyaluran energi bersubsidi tepat sasaran melalui kolaborasi strategis dengan koperasi desa di wilayah Sumatera Utara.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui kunjungan kerja jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Deli Serdang, Jumat kemarin.
Hadir dalam agenda tersebut Komisaris Independen Sudung Situmorang dan Komisaris Panel Barus, yang meninjau langsung kesiapan infrastruktur distribusi energi di tingkat desa.
Rangkaian kunjungan menyasar dua titik utama, yakni KDMP Medan Krio di Kecamatan Sunggal dan KDMP Marindal II di Kecamatan Patumbak.
Dalam agenda tersebut, Dewan Komisaris melakukan inspeksi mendalam guna memastikan distribusi LPG 3 kg bersubsidi berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) serta mematuhi regulasi yang berlaku.
Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, menyampaikan bahwa sinergi antara Pertamina dan koperasi desa merupakan langkah taktis untuk menjangkau masyarakat prasejahtera.
Menurutnya, koperasi memiliki kedekatan emosional dan geografis dengan warga, sehingga risiko penyalahgunaan subsidi dapat diminimalisir secara efektif.
"Penyaluran LPG 3 kg melalui Koperasi Desa Merah Putih adalah dukungan nyata bagi stabilitas energi desa. Kami terus mendorong agar tata kelola distribusi dilakukan secara transparan dan akuntabel, sehingga manfaat subsidi ini benar-benar dirasakan langsung oleh rumah tangga yang membutuhkan dan pelaku UMKM," ujar Panel Barus dikutip dari keterangan tertulis, Minggu 1 Maret 2026.
Sejalan dengan itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menegaskan bahwa dukungan perusahaan tidak hanya berhenti pada sektor gas.
Ia melihat potensi besar pengembangan infrastruktur energi lain di wilayah Sumbagut, terutama yang bersentuhan langsung dengan sektor kelautan dan perikanan.
Sunardi menjelaskan bahwa pembentukan SPBU Nelayan menjadi salah satu agenda prioritas yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir.
Hal ini selaras dengan visi Presiden untuk memperkuat ekonomi kampung nelayan melalui kelembagaan koperasi rakyat, sehingga nelayan lebih mudah mendapatkan akses bahan bakar untuk melaut.