Padang Siaga Lebaran 2026: 11 Posko Mudik Disebar, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan
- Humas Satpol PP Padang
Padang – Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang bersama Pemerintah Kota Padang secara resmi menyiagakan sebelas posko utama di berbagai titik strategis. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran lalu lintas, keamanan objek wisata, serta kenyamanan masyarakat yang merayakan lebaran di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Imam Bonjol, menegaskan bahwa pengamanan tahun ini difokuskan pada pelayanan yang humanis namun tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas. Di Kota Padang sendiri, sebelas posko tersebut terdiri dari Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Pos Terpadu.
"Seluruh posko ini sengaja dibentuk untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta pemudik. Polri harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan Idul Fitri berjalan kondusif," ujar Kapolda.
Berdasarkan data operasional, titik-titik posko tersebut disebar di area pintu masuk kota, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung. Beberapa lokasi utama di antaranya adalah:
Pos Terpadu Danau Cimpago: Menjadi pusat kendali pengamanan di kawasan Pantai Padang.
Pos Pelayanan BIM (Bandara Internasional Minangkabau): Fokus pada koordinasi kedatangan pemudik jalur udara.
Pos Pelayanan Terminal Anak Air: Memantau pergerakan bus antar kota antar provinsi (AKAP).
Pos Pengamanan Lubuk Paraku: Gerbang utama bagi pemudik dari arah Solok dan Jambi.
Pos Pengamanan Kayu Kalek: Titik pantau utama dari arah utara (Bukittinggi/Pariaman).
Pos Pengamanan Bungus: Gerbang masuk dari jalur pesisir selatan.
Pos Pengamanan Plaza Andalas: Menjaga kondusivitas pusat perbelanjaan.
Pos Pengamanan Transmart: Titik keramaian di sepanjang jalur utama jalan Khatib Sulaiman.
Pos Pelayanan Stasiun Kereta Api Simpang Haru: Memastikan keamanan transportasi massal lokal.
Pos Pengamanan Pantai Air Manis: Fokus pada pengaturan arus wisata religi dan keluarga.
Pos Pengamanan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi: Menjaga keamanan pusat ibadah dan ikon wisata religi Sumbar.
Sebanyak 2.285 personel Polri didukung oleh 1.851 personel gabungan dari TNI, Dishub, Satpol PP, hingga BPBD disiagakan di seluruh wilayah Sumatera Barat, dengan konsentrasi besar di Kota Padang. Pos-pos ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengamanan, tetapi juga menyediakan fasilitas istirahat bagi pemudik yang kelelahan, layanan kesehatan darurat, hingga informasi jalur alternatif jika terjadi kemacetan parah di titik seperti Sitinjau Lauik atau Lembah Anai.