Pertamina dan Pemprov Riau Pastikan Stok BBM Aman, Stok Ditambah 20 Persen di Atas Normal
- Humas Pertamina Patra Niaga Sumbagut
Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Provinsi Riau dan sejumlah pemangku kepentingan melakukan peninjauan intensif ke beberapa SPBU di Kota Pekanbaru.
Lokasi yang menjadi titik fokus pemantauan antara lain SPBU 14.282.668 Harapan Raya dan SPBU 14.281.618 Nangka.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah, bersama perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, Dinas ESDM, serta Hiswana Migas Provinsi Riau.
Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk memastikan kelancaran distribusi BBM di tengah tren peningkatan kebutuhan energi masyarakat belakangan ini.
Pemerintah Provinsi Riau dan Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menjamin ketersediaan pasokan.
Salah satu strategi utamanya adalah melakukan build up stock hingga 20 persen di atas kondisi normal.
Penambahan cadangan ini dirancang untuk menyesuaikan dengan lonjakan konsumsi yang terjadi di lapangan.
Selain menambah stok, Pertamina juga memperkuat armada mobil tangki untuk mempercepat proses distribusi. Penambahan armada ini difokuskan terutama pada wilayah-wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi guna mencegah terjadinya kekosongan stok di tingkat penyalur atau SPBU.
Demi menjaga keandalan pasokan, jadwal pengiriman BBM ke SPBU kini dilakukan lebih awal dari jadwal reguler.
Selain itu, Pertamina mendorong sejumlah SPBU strategis untuk beroperasi penuh selama 24 jam agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal tanpa hambatan waktu.
Ketua Pansus DPRD Riau, Abdullah, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, Pertamina, dan aparat penegak hukum sangat krusial.
Monitoring secara intensif akan terus dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Pemerintah Provinsi terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak perlu melakukan panic buying, serta belilah BBM secara bijak sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ungkap Abdullah dikutip keterangan tertulis, Rabu 6 Mei 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa percepatan distribusi ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.