Tekan Inflasi Jelang Iduladha, Pemko Padang Gelar Operasi Pasar Murah di 3 Kecamatan

Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengintensifkan upaya pengendalian inflasi melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan P
Sumber :
  • Diskominfo Kota Padang

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Perdagangan resmi mengintensifkan upaya pengendalian inflasi daerah dengan menggelar Operasi Pasar Murah di tiga kecamatan strategis. Langkah ini diambil sebagai instrumen stabilitas ekonomi mikro guna meredam potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

img_title Festival Kota Tua 2026 Resmi Dibuka: Etalase Budaya Sekaligus Penggerak Ekonomi Padang

Hari pertama pelaksanaan Operasi Pasar Murah dipusatkan di Tempat Evakuasi Sementara (TES) Jalan Pinang Sori II, Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara, Selasa (19/5/2026). Intervensi ini menyasar langsung basis permukiman padat penduduk agar dampak penurunan harga komoditas pokok dapat dirasakan langsung oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang melalui Kepala Bidang Penyelenggaraan Kebutuhan Pokok Penting, Edrian Edward, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.

img_title Temui Wamendagri Bima Arya, Bupati Dharmasraya Bahas Tekanan Fiskal dan Harapkan Penambahan TKD

"Kegiatan ini dalam rangka mengendalikan inflasi, menyambut Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Kurban 1447 Hijriah, serta menjaga stabilitas harga barang pokok penting yang ada di pasar," ujar Edrian saat meninjau lokasi.

Strategi utama dalam Operasi Pasar Murah ini adalah memotong panjangnya rantai pasok. Dinas Perdagangan menghadirkan langsung para distributor utama dan penyedia besar seperti Bulog, PPI, CP Tani Makmur, hingga PT Genta Raya di tengah permukiman.

img_title Managua Aia Anau: Menyigi Tradisi Penyadapan Nira dan Filosofi Hidup Orang Minang

Kehadiran para pelaku utama distribusi ini menjamin ketersediaan barang pokok penting seperti beras, telur, minyak goreng, gula, hingga cabai dengan harga di bawah pasar tradisional. Sebagai contoh, minyak goreng subsidi yang memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, dilepas kepada warga hanya seharga Rp15.000 net.

Tak hanya potongan harga langsung, pemerintah juga memberikan stimulus tambahan berupa kupon subsidi belanja kemitraan. Sebanyak 300 warga yang hadir difasilitasi kupon senilai Rp5.000 per lembar.

"Dengan kuota maksimal dua lembar kupon per orang, setiap warga langsung mengantongi potongan harga instan senilai Rp10.000 saat penyelesaian pembayaran di kasir," tambah Edrian.

Efektivitas kebijakan ini mendapat sambutan positif dari warga. Dewianra Wita, salah seorang pengunjung di Kelurahan Air Tawar Timur, mengaku sangat terbantu dengan adanya intervensi harga di lingkungan tempat tinggalnya.

Halaman Selanjutnya
img_title