Iduladha 1447 H, Pertamina Tambah 1,2 Juta Tabung LPG 3 Kg di Wilayah Sumbagut
- Pertamina Patra Niaga Sumbagut
Padang – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperketat pengamanan pasokan energi nasional.
Langkah ini direalisasikan melalui penambahan alokasi serta akselerasi distribusi kuota Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi ukuran 3 kilogram di seluruh wilayah operasionalnya.
Kebijakan penambahan pasokan ini diambil guna mengantisipasi lonjakan konsumsi domestik masyarakat yang biasanya dipicu oleh tingginya aktivitas pengolahan pangan dan pelaksanaan ibadah kurban.
Pertamina Sumbagut telah mengalokasikan pasokan ekstra sebanyak 1.265.600 tabung atau setara dengan 3.797 Metric Ton (MT).
Pasokan tambahan tersebut disebar secara proporsional ke lima wilayah provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Langkah intervensi pasar ini diharapkan mampu meredam potensi kelangkaan serta menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen selama momentum libur hari raya.
Secara rinci, Provinsi Sumatera Utara mendapatkan porsi tambahan terbesar sebanyak 562.800 tabung (1.688 MT), diikuti Provinsi Riau sebesar 266.000 tabung (798 MT). Sementara itu, alokasi untuk Provinsi Aceh tercatat sebanyak 197.120 tabung (591 MT), Sumatera Barat 162.400 tabung (487 MT), dan Kepulauan Riau sebanyak 77.280 tabung (232 MT).
Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Sumbagut, I Gusti Bagus Suteja, menegaskan bahwa korporasi telah menyiapkan peta mitigasi risiko yang matang di sektor hilir.
Fokus utama perusahaan adalah menjamin ketersediaan stok di seluruh lini rantai pasok agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang.
"Dalam menyambut Hari Raya Iduladha, kami telah menyiapkan tambahan alokasi LPG 3 Kg serta memperkuat pemantauan distribusi secara digital. Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan agen dan pangkalan resmi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan aman," ujar Suteja.
Selain fokus pada penambahan volume, Pertamina juga memperketat fungsi kontrol pengawasan operasional (monitoring) mulai dari Depot LPG hingga ke tingkat pangkalan. Pengawasan berlapis ini ditujukan untuk meminimalkan celah penyelewengan distribusi atau praktik penimbunan oleh oknum spekulan.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengimbau masyarakat untuk cerdas dalam memilih tempat pembelian. Warga diminta untuk memprioritaskan transaksi di jalur distribusi resmi milik Pertamina.