UNP Surati Menkopolkam, Minta Lapangan Tembak Lapai Padang Ditinjau Ulang Pasca Insiden Peluru Nyasar

Universitas Negeri Padang
Sumber :
  • Humas UNP

PadangUniversitas Negeri Padang (UNP) mengambil langkah tegas demi menjamin keselamatan civitas akademika di lingkungan kampus. Pihak universitas secara resmi telah mengirimkan surat kepada Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) RI. Surat tersebut berisi permintaan resmi agar pemerintah pusat segera meninjau ulang keberadaan dan lokasi lapangan tembak yang berada di kawasan Lapai, Kota Padang.

img_title Wujudkan Program Padang Juara, Pemko Padang Gandeng Foshan Polytechnic China untuk Program Dual Degree

Langkah diplomasi hukum ini diambil menyusul insiden mengerikan yang baru-baru ini kembali terjadi di lingkungan kampus. Sebuah peluru nyasar dilaporkan mengenai seorang mahasiswa dan warga sipil. Peristiwa tersebut terjadi saat para korban sedang melakukan swafoto (selfie) untuk merayakan selebrasi setelah menghadiri acara seminar di depan Gedung Rektorat UNP.

Suasana bahagia yang awalnya menyelimuti momen kelulusan seminar tersebut seketika berubah menjadi kepanikan luar biasa. Korban yang sedang berpose di area terbuka depan rektorat tiba-tiba tersungkur setelah sebutir proyektil peluru bersarang di tubuh mereka. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

img_title Hilang Kendali, Mobil Bermuatan Pasutri dan Bayi Masuk Jurang 50 Meter di Malibo Anai

Senior Eksekutif UNP, Profesor Ganefri, membenarkan bahwa pihak kampus tidak ingin lagi tinggal diam melihat keselamatan mahasiswa mereka terancam di dalam rumah sendiri. Menurutnya, surat kepada Menkopolkam merupakan bentuk respons konkret dan puncak dari keresahan pihak kampus.

"Kampus sudah menyurati Menkopolkam supaya dilakukan peninjauan ulang lokasi latihan tembak tersebut. Kami berharap ada evaluasi menyeluruh dari otoritas terkait demi keselamatan bersama," ujar Profesor Ganefri saat memberikan keterangan kepada media.

img_title CEO Talks UNAND Perkuat Kolaborasi Akademik, Industri, dan Pemerintah, Hasilkan Inovasi yang Berdampak bagi Masyarakat

Usut punya usut, ancaman peluru nyasar ini ternyata bukan barang baru bagi warga Universitas Negeri Padang. Berdasarkan penelusuran jejak digital dan rekam medis peristiwa di internal kampus, teror proyektil nyasar dari arah lapangan tembak Lapai ini disinyalir sudah berlangsung lama, bahkan sejak tahun 2010.

Selama hampir belasan tahun, riwayat kejadian serupa kerap berulang dan menghantui area kampus yang padat aktivitas. Gedung Rektorat UNP sendiri secara geografis memang memiliki posisi yang relatif dekat dengan fasilitas latihan menembak di kawasan Lapai. Hal ini membuat area luar ruangan kampus menjadi zona rawan bagi jatuhnya peluru-peluru liar hasil latihan.

Halaman Selanjutnya
img_title