Imbas Kenaikan Pertamax, Segini Biaya Isi Tangki Full N-MAX & PCX di Sumatra Barat
- IST
Padang – Kabar kurang mengejutkan datang bagi para pengguna kendaraan bermotor, khususnya pemilik sepeda motor matik berbadan bongsor di wilayah Sumatra Barat (Sumbar). PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga untuk salah satu jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi, yakni Pertamax (RON 92). Kebijakan ini langsung berdampak pada membengkaknya biaya operasional harian para pengendara.
Disitat dari laman resmi Pertamina, harga Pertamax (RON 92) yang semula dibanderol Rp12.300 per liter kini mengalami lonjakan tajam menjadi Rp17.000 per liter khusus untuk wilayah Sumbar. Lonjakan harga yang menyentuh angka nyaris Rp4.000 per liter ini tentu memicu reaksi dari berbagai kalangan masyarakat, terutama mereka yang ketergantungan pada BBM berkualitas tinggi untuk menjaga performa mesin kendaraannya.
Kenaikan tarif yang cukup signifikan ini tentu membuat para pemilik motor bongsor, seperti Yamaha NMax dan Honda PCX 160, harus bersiap-siap merogoh kocek lebih dalam dari biasanya. Kedua jenis motor maxi scooter ini memang dikenal memiliki kapasitas mesin besar yang membutuhkan asupan BBM beroktan minimal 92 agar kompresi mesin tetap bekerja optimal dan efisien.
Sebagai gambaran nyata dampak kenaikan harga tersebut, mari kita hitung pengeluaran untuk skutik premium Honda PCX 160. Menurut data dari laman resmi Astra Honda Motor (AHM), Honda PCX 160 dibekali dengan tangki BBM yang cukup luas, yakni memiliki kapasitas mencapai 8,1 liter. Angka ini tergolong besar untuk ukuran motor matik yang beredar di Indonesia saat ini.
Dengan tarif baru Pertamax yang menyentuh Rp17.000 per liter di wilayah Sumatra Barat, maka skema pengeluaran pengguna otomatis berubah drastis. Itu tandanya, untuk mengisi bensin jenis Pertamax dari kondisi kosong hingga penuh (full tank), pemilik Honda PCX 160 kini harus mengeluarkan dana total hingga Rp136.800.
Jika dibandingkan dengan harga lama yang berada di angka Rp12.300 per liter, pemilik PCX 160 sebelumnya hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp99.630 saja untuk memenuhi tangki bensin mereka. Artinya, terdapat selisih kenaikan biaya sekitar Rp37.170 untuk sekali pengisian penuh. Bagi pengendara dengan mobilitas tinggi yang bisa mengisi bensin beberapa kali dalam seminggu, akumulasi pengeluaran bulanan tentu akan terasa sangat berat.