BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Sumbar: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Melanda Sejumlah Wilayah
- Pixabay
Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis peringatan dini mengenai kondisi cuaca terkini di wilayah Provinsi Sumatera Barat.
Berdasarkan hasil pantauan atmosfer dan radar cuaca, sebagian besar kabupaten dan kota di Ranah Minang dilaporkan tengah memasuki fase peralihan cuaca ekstrem yang memerlukan kewaspadaan tinggi dari masyarakat setempat.
Melalui rilis resmi yang dikeluarkan oleh Prakirawan BMKG Sumatera Barat, peringatan dini yang diperbarui ini menegaskan adanya potensi kuat terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi tersebut juga diprediksi dapat disertai dengan kilatan petir atau guntur yang masif, serta hembusan angin kencang yang terjadi secara mendadak.
Kondisi cuaca ekstrem ini terpantau mulai aktif mengguyur sejumlah titik sejak pagi hari. Berdasarkan peta pemetaan BMKG, wilayah awal yang terdampak langsung meliputi beberapa kecamatan di Kabupaten Tanah Datar, seperti X Koto, Batipuh, dan Batipuah Selatan, di mana jarak pandang dilaporkan mulai terbatas akibat intensitas hujan.
Selain Tanah Datar, wilayah pesisir dan dataran rendah di Kabupaten Padang Pariaman juga menjadi daerah sebaran utama cuaca buruk ini.
Kecamatan-kecamatan padat penduduk seperti Lubuk Alung, Batang Anai, Nan Sabaris, Sungai Limau, hingga Kayu Tanam diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air di ruas jalan utama.
Potensi hujan lebat ini juga dilaporkan meluas ke zona perbukitan di Kabupaten Agam, meliputi Tanjung Raya, Palupuh, Palembayan, Ampek Nagari, dan Malalak.
Sementara di Kabupaten Lima Puluh Kota, awan konvektif pekat terpantau menutupi langit Kecamatan Luak, Harau, Pangkalan Koto Baru, Kapur IX, hingga wilayah Bukik Barisan.
BMKG juga mencatat pergerakan awan hujan ini bergerak menuju Kabupaten Pasaman di wilayah Bonjol, Tigo Nagari, dan Simpang Alahan Mati, serta Kecamatan Kinali di Pasaman Barat.
Untuk kawasan perkotaan, wilayah Koto Tangah di Kota Padang, Payakumbuh Timur di Kota Payakumbuh, serta seluruh wilayah kecamatan di Kota Pariaman ikut masuk dalam zona siaga.
Lebih lanjut, pihak BMKG memproyeksikan bahwa sebaran hujan lebat dan angin kencang ini memiliki probabilitas tinggi untuk meluas ke wilayah sekitarnya.