Tragis! Tapir yang Sempat Duduk di Tengah Jalan Mesuji Lampung Berakhir Disembelih Warga

Tapir di Jalinsum Mesuji
Sumber :
  • IG: Selampung

Padang – Peristiwa memilukan yang menimpa satwa dilindungi kembali terjadi di Provinsi Lampung. Seekor tapir (Tapirus indicus) yang sempat viral karena berjalan dan duduk santai di tengah Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, diduga kuat telah disembelih oleh warga sebelum pihak berwenang sempat melakukan evakuasi kembali ke habitat aslinya.

img_title BKSDA Aceh Ungkap Dugaan Kematian Anak Gajah Yuna karena Virus EEHV

Peristiwa tragis ini mendadak jadi sorotan tajam publik setelah dua rekaman video dengan kondisi yang bertolak belakang beredar luas di media sosial dalam waktu yang tidak berselang lama. Perubahan drastis nasib satwa langka tersebut memicu kecaman keras dari berbagai pihak.

Pada video pertama yang berdurasi singkat, terlihat jelas seekor tapir dewasa berukuran cukup besar sedang berkeliaran di badan jalan raya Jalinsum Mesuji. Tanpa rasa takut, mamalia herbivora dengan ciri khas warna hitam-putih itu bahkan sempat terduduk di tengah aspal, menjadi tontonan para pengendara yang melintas. Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pun sempat melambat karena para pengemudi berhati-hati agar tidak menabrak hewan tersebut.

img_title BKSDA Berhasil Evakuasi Harimau Sumatra yang Masuk Perangkap Dekat Permukiman di Agam

Namun, tidak lama setelah video pertama menyebar dan memicu simpati netizen, muncul video kedua yang beredar berantai di grup-grup WhatsApp. Konten video berikutnya memperlihatkan pemandangan yang sangat kontras dan mengenaskan. Satwa dilindungi tersebut tampak sudah terkapar tidak bernyawa. Mirisnya, tubuh tapir itu terlihat sedang dikuliti dan dipotong-potong oleh sejumlah orang yang diduga merupakan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tapir tersebut diduga keluar dari kawasan hutan Register 45 karena mengalami disorientasi atau mencari sumber makanan. Malangnya, sebelum tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) maupun pihak kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan satwa tersebut, oknum warga justru memanfaatkannya dengan cara yang melanggar hukum.

img_title Mangsa Kambing Warga, Harimau Sumatra di Agam Akhirnya Masuk Kandang Jebak BKSDA Sumbar

Menanggapi insiden tersebut, pihak kepolisian setempat bersama instansi terkait dikabarkan langsung turun tangan untuk melakukan investigasi mendalam guna memastikan kebenaran dari video penyembelihan yang beredar. Pihak berwenang menyayangkan tindakan gegabah oknum warga, mengingat tapir merupakan salah satu satwa langka yang statusnya sangat dilindungi oleh undang-undang di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title