Langkah Strategis PKM UNP: Berdayakan PKK Tabing Banda Gadang Kendalikan DBD
- IST
Padang – Di tengah perjuangan keras masyarakat Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang untuk bangkit pascagalodo, sebuah gerakan inspiratif muncul dari lini keluarga. Puluhan ibu rumah tangga di kawasan tersebut kini memikul peran baru sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan lingkungan. Berbekal pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh tim Universitas Negeri Padang (UNP), mereka dibentuk menjadi kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai dari rumah sendiri.
Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) Tahun Pendanaan 2026, UNP menginisiasi pengendalian risiko DBD. Program ini berfokus pada pemanfaatan ovitrap (perangkap telur nyamuk) dan manajemen kontainer air yang higienis. Langkah pengabdian ini sengaja menyasar kawasan yang masih berproses pulih pascagalodo, mengingat perubahan kondisi lingkungan berpotensi meningkatkan tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Ketua Tim Pengabdian UNP, Ns. Dwi Happy Anggia Sari, S.Kep., M.Kep., mengatakan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah penyebaran DBD. Oleh sebab itu, pemberdayaan ibu-ibu PKK menjadi langkah strategis untuk membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan masyarakat secara berkelanjutan.
“Rumah yang sehat dimulai dari ibu yang tangguh menjaga kesehatan seluruh anggota keluarganya. Ketika seorang ibu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mencegah DBD, maka ia menjadi pelindung pertama bagi keluarganya sekaligus penggerak kesehatan di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui LPPM Universitas Negeri Padang ini melibatkan tim pengabdian yang terdiri atas Dr. dr. Elsa Yuniarti, M.Biomed., Rahmadhani Fitri, M.Pd., dan Nindy Notrilauvia, S.T., M.Si. Mereka bekerja sama secara solid dengan Puskesmas Lapai serta Tim Penggerak PKK Kelurahan Tabing Banda Gadang.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh edukasi mengenai gejala klinis DBD, deteksi dini, tanda bahaya, hingga langkah penanganan awal apabila terdapat anggota keluarga yang mengalami gejala penyakit tersebut. Materi disampaikan oleh Dr. dr. Elsa Yuniarti, M.Biomed., yang menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat agar penanganan medis dapat dilakukan sedini mungkin sebelum kondisi pasien memburuk.