UNAIR Kenalkan Inovasi PCM-Hydrogel Pack untuk Dukung Usaha Perikanan Skala Kecil di Mentawai
- IST
Padang – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor maritim dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Melalui program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) 2026, UNAIR mengenalkan inovasi teknologi Phase Change Material (PCM)-Hydrogel Pack sebagai solusi alternatif rantai dingin (cold chain) bagi usaha perikanan skala kecil di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari berlokasi di beberapa titik wilayah Kepulauan Mentawai, yakni Desa Muara Sikabaluan, Dusun Labuan Bajau, dan Desa Sigapokna. Dalam aksi kolaborasi lintas perguruan tinggi ini, UNAIR menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk mengembangkan serta melatih masyarakat lokal dalam memanfaatkan teknologi cold storage box.
Dalam tim pengabdian tersebut, UNAIR diwakili oleh Dr. Suhailah, S.Si., M.Si., pakar dan akademisi dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM). Beliau mendampingi tiga mahasiswa dari Program Studi Rekayasa Nanoteknologi FTMM UNAIR, yaitu Farah, Karina, dan Grandee. Kehadiran tim UNAIR berfokus pada pelatihan teknis pembuatan PCM-Hydrogel Pack agar dapat mengoptimalkan efisiensi pendinginan hasil tangkapan laut.
Sektor perikanan skala kecil di wilayah kepulauan sering kali menghadapi tantangan berat berupa penurunan mutu tangkapan akibat minimnya akses listrik dan es batu yang terjangkau. PCM-Hydrogel Pack hadir sebagai komponen vital dalam sistem cold storage box modern yang memanfaatkan material penyimpan energi termal (thermal energy storage). Material ini mampu menyerap dan melepaskan energi termal secara konstan untuk menjaga kestabilan suhu di dalam ruang penyimpanan.
Penggunaan PCM-Hydrogel Pack terbukti efektif memperpanjang masa simpan tangkapan, menjaga kesegaran dan kualitas nutrisi produk perikanan selama proses penyimpanan hingga distribusi, serta secara signifikan mengurangi kerugian ekonomi pascapanen bagi para nelayan tradisional.
Dr. Suhailah menegaskan bahwa inovasi PCM-Hydrogel Pack merupakan buah karya sinergi multidisiplin yang dirancang khusus agar aplikatif bagi kebutuhan masyarakat luas.
"Teknologi ini merupakan hasil kolaborasi multidisiplin dari dosen dan mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan. Kami berharap kedepannya teknologi ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa diaplikasikan, direplikasi, dan dikenal secara lebih luas lagi untuk membantu perekonomian nelayan," ujar Suhailah.