Pemkab Solsel dan Polres Bersinergi Wujudkan Kampung Bebas Narkoba di Pakan Rabaa
- Diskominfo Solok Selatan
Padang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama dengan Kepolisian Resor (Polres) setempat menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi peredaran narkoba dengan melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama.
Langkah strategis ini bertujuan untuk mewujudkan "Kampung Bebas Narkoba" di Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan.
Acara penandatanganan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, serta berbagai pihak terkait dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin mengkhawatirkan.
Bupati Solok Selatan yang diwakili oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Efi Yandri, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam terhadap situasi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
Beliau mengungkapkan data yang mencengangkan bahwa Indonesia telah berada pada level darurat narkoba dan bahkan menjadi salah satu produsennya.
"Indonesia sudah berada pada level darurat sekaligus menjadi produsen Narkoba. Berdasarkan data per September 2024, dari 4.865 pengguna narkoba, 13,7 persen di antaranya adalah pelajar dan mahasiswa.
Ini sangat merugikan pembangunan masa depan Indonesia," tegasnya.
Efi Yandri menilai bahwa fenomena narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak pembangunan sumber daya manusia di seluruh penjuru tanah air.
Sementara itu, Kapolres Solok Selatan yang diwakili oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops), Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra Kusuma, dalam sambutannya dengan nada tegas menyatakan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat.
"Narkoba adalah lawan yang harus kita hadapi bersama-sama. Saya memohon kepada seluruh stakeholder yang hadir untuk bahu membahu memberikan informasi terkait Narkoba, terutama di KPGD yang saat ini sangat marak," ujarnya.
Beliau menekankan betapa pentingnya kerja sama lintas sektor dalam upaya menekan peredaran narkoba yang semakin mengancam masa depan generasi muda.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Solok Selatan, Atila Majidi Datuak Sibungsu, turut menyampaikan dukungan penuh dari lembaga adat terhadap program mulia ini.
"Narkoba merusak. Kami mendukung penuh program Kampung Bebas Narkoba. Pembersihan Narkoba adalah tugas bersama semua elemen masyarakat," ujarnya.
Beliau menyerukan adanya kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, lembaga adat, serta seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan terbebas dari pengaruh buruk narkoba.