Hadapi Arus Informasi dan Generasi Z, Bundo Kanduang se-Sumbar Konsolidasi Perkuat Peran Penjaga Moral Adat Minangkabau
- Diskominfo Solok Selatan
Padang – Perkumpulan Bundo Kanduang se-Sumatera Barat menggelar acara konsolidasi penting di Rumah Gadang Dt. Camin, Nagari Lubuk Gadang, Kabupaten Solok Selatan, Kamis kemarin.
Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran sentral perempuan Minangkabau sebagai penjaga nilai adat dan moral di tengah derasnya tantangan perkembangan zaman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solok Selatan, Syamsurizaldi, yang mewakili Bupati, menekankan posisi strategis Bundo Kanduang sebagai limpapeh rumah gadang (tiang utama rumah gadang).
“Di Solok Selatan yang berpenduduk lebih dari 183.000 jiwa, tercatat sekitar 65 persen merupakan perempuan atau Bundo Kanduang. Ini menunjukkan betapa besar potensi perempuan dalam mengawal tatanan sosial dan membentengi generasi dari pengaruh negatif perkembangan zaman,” kata Syamsurizaldi dikutip dari keterangan tertulis, Jumat 7 November 2025.
Syamsurizaldi secara khusus menyoroti ancaman yang ditimbulkan oleh arus informasi yang begitu cepat, yang berpotensi menggerus nilai-nilai budaya, terutama di kalangan Generasi Z.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan informasi telah banyak memengaruhi pola pikir dan perilaku generasi muda.
Oleh karena itu, diperlukan peran kuat perempuan dalam membina keluarga dan masyarakat untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur Minangkabau.
Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat, Hj. Neti Wiharni, menjelaskan bahwa konsolidasi ini merupakan pertemuan pertama yang diadakan pada tahun 2025.
Tujuan utamanya adalah sebagai media perekat silaturahmi antar Bundo Kanduang se-Sumatera Barat.
Lebih dari itu, pertemuan ini diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan langkah strategis dalam menjaga marwah adat Minangkabau.
“Kita berharap melalui konsolidasi ini akan lahir gerakan nyata Bundo Kanduang dalam memperkuat budaya, adat, dan karakter generasi Minangkabau,” ungkap Neti Wiharni.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen kolektif Bundo Kanduang untuk menjadi garda terdepan dalam pelestarian nilai-nilai lokal.
Konsolidasi ini turut dihadiri oleh Penasehat Bundo Kanduang Solok Selatan, Erniati Khairunas (sekaligus Ketua TP PKK Solok Selatan), serta Ketua GOW Bet Yulian Efi, anggota DPRD Solok Selatan, Ketua LKAM, unsur Forkopimda, dan para tokoh perempuan dari berbagai daerah di Sumatera Barat.