Ekonomi Padang Diklaim Menggeliat di Tahun Pertama Kepemimpinan Fadly Amran-Maigus Nasir.

Walikota Padang, Fadly Amran
Sumber :
  • Diskominfo Padang

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan bahwa arah pembangunan lima tahun ke depan tetap konsisten pada jalur transformasi.

img_title Tekuk Swiss 3-1, Kemenangan Argentina Warnai Kemeriahan CFD dan Nobar di Sumbar

Fadly bertekad menggerakkan segala potensi daerah melalui kolaborasi yang nyaman guna mewujudkan Padang sebagai smart city yang unggul.

Selain itu, ia menargetkan Padang menjadi kota sehat yang diakui secara nasional setiap tahunnya, dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai agama dan budaya yang kuat.

img_title Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman Sukses Putar Roda Ekonomi Daerah

Visi besar tersebut diterjemahkan ke dalam sembilan Program Unggulan (Progul) yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Program "Padang Amanah" hadir untuk menekankan birokrasi yang bersih dan akuntabel, sementara "Padang Melayani" fokus pada pemenuhan hak dasar melalui layanan BPJS dan pendidikan gratis.

img_title Analisis Sukuk Daerah Sumbar: Mengurai Solusi Krisis Pembiayaan Infrastruktur Lewat Instrumen Syariah

Di sisi lain, program "Padang Rancak" menjadi jawaban atas kebutuhan infrastruktur, mulai dari betonisasi jalan, perbaikan drainase, hingga revitalisasi kawasan terdampak banjir.

Dia menyebut, sektor ekonomi juga menunjukkan geliat yang signifikan melalui program "UMKM Naik Kelas" dan "Jelajah Padang".

Langkah ini mencakup penguatan koperasi serta penetapan branding baru Kota Padang sebagai Kota Gastronomi.

"Keberhasilan ini didukung oleh catatan performa fiskal yang impresif, di mana Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 tercatat sudah menyentuh angka 100 persen pada bulan November, serta penerbitan 10.000 izin usaha untuk mendorong iklim investasi,"kata Fadly dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu 21 Februari 2026.

Tantangan besar sempat membayangi tahun pertama kepemimpinan ini akibat bencana alam yang melanda.

Namun, Fadly Amran menegaskan bahwa kondisi pascabencana tidak akan menyurutkan target pembangunan lima tahunan.

Meski dihadapkan pada kebutuhan rehabilitasi dan efisiensi anggaran, pemerintah kota telah berkoordinasi dengan DPRD untuk memastikan target-target yang telah direncanakan tidak berubah demi kepentingan jangka panjang warga.

"Walaupun bencana, target-target pembangunan tidak berubah. Kita sudah duduk bersama DPRD untuk tetap mempertahankan target pencapaian lima tahun ke depan," tegas Fadly.

Komitmen ini menunjukkan bahwa ketahanan kota dan pemulihan ekonomi menjadi prioritas yang berjalan beriringan dengan visi besar pembangunan yang telah disusun sejak awal menjabat.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menekankan bahwa kunci keberhasilan setahun terakhir terletak pada kuatnya sinergi kepemimpinan.

Halaman Selanjutnya
img_title