Cetak Generasi Qur’ani, Disdikbud Padang Panjang Gelar Lomba Da’i Cilik Semarakkan Ramadan 1447 H
- Diskominfo Padang Panjang
Padang – Memasuki momentum bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Lomba Da’i Cilik tingkat TK hingga SMP sederajat se-Kota Padang Panjang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Disdikbud ini bertujuan untuk menyemarakkan syiar Islam sekaligus menggali potensi dakwah sejak dini di kalangan pelajar.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, saat membuka acara secara resmi menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk merebut piala.
Lebih jauh, agenda ini merupakan sarana strategis untuk pembinaan karakter serta pengembangan potensi kreatif generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan secara publik.
“Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak kita mampu menumbuhkan niat mencari ilmu, menambah pengalaman berharga, serta memiliki keberanian untuk menyampaikan kebaikan di hadapan orang banyak,” ujar Allex Saputra, Selasa 24 Februari 2026
Menurut Allex, Lomba Da’i Cilik adalah bagian dari upaya besar pemerintah dalam membangun generasi Qur’ani sejak dini.
Di tengah tantangan zaman dan pengaruh teknologi yang semakin kompleks, penanaman kecintaan terhadap agama dan pembentukan akhlak mulia menjadi fondasi yang harus diperkuat agar anak-anak tidak kehilangan jati diri.
Pemerintah Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, dan tenaga pendidik untuk terus berkolaborasi.
Sinergi ini diperlukan untuk membangun optimisme terhadap masa depan generasi muda Padang Panjang agar tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kokoh secara spiritual.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, Mukhlis M, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Disdikbud.
Ia menilai ajang ini sangat efektif untuk memetakan serta mengarahkan bakat anak dalam bidang syiar agama.
Lomba ini menjadi langkah awal bagi calon orator masa depan untuk mengasah teknik komunikasi dakwah mereka.
Kepala Disdikbud Padang Panjang, Nasrul, menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan program penguatan literasi keagamaan di sekolah.
Menurutnya, meskipun prestasi akademik adalah capaian yang penting, fondasi iman dan akhlak tetap menjadi prioritas utama sebagai benteng pertahanan dari berbagai pengaruh negatif di era modern.