Perebutan Kursi Eselon II Pemko Padang Memanas: 30 Pejabat Adu Strategi, Ada 'Impor' dari Luar Daerah
- Kominfo Padang
Padang – Atmosfer persaingan di lingkungan Pemerintah Kota Padang kini tengah berada di puncaknya.
Sebanyak empat jabatan strategis setingkat Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sedang dilelang secara terbuka, memicu adrenalin 30 pejabat eselon III yang kini saling adu gagasan dan keberuntungan demi menduduki kursi pimpinan.
Menariknya, panggung seleksi ini tidak hanya menjadi milik para birokrat internal Pemko Padang.
Dari puluhan pelamar yang masuk, terdeteksi adanya "darah segar" dari luar daerah yang ikut mencoba peruntungan.
Mereka datang dengan segudang pengalaman, berharap bisa meyakinkan panitia seleksi bahwa mereka layak memimpin instansi di ibu kota provinsi ini.
Kabid Pengembangan Aparatur Kota Padang, Diane Mary, mengungkapkan bahwa ke-30 peserta ini telah berhasil melewati gerbang pertama, yakni seleksi administrasi.
Kini, mereka bersiap menghadapi tahapan teknis yang jauh lebih menantang untuk menyaring siapa yang paling kompeten.
“Dari total pendaftar, delapan peserta tercatat berasal dari luar Pemko Padang. Masuknya pelamar luar daerah ini menambah warna dan kompetisi dalam lelang jabatan kali ini, membuktikan daya tarik posisi pimpinan di Kota Padang cukup tinggi," jelas Diane.
Lima di antara pelamar luar daerah tersebut merupakan ASN yang kini bertugas di lingkungan Pemprov Sumbar, seperti Harry Fitriadi, Wahendra, Rasydi Sumetri, Rizaldi, dan Ice Eryora.
Selain itu, muncul pula nama-nama dari Diskominfo Kota Pariaman, staf ahli Pemkab Sijunjung, hingga pejabat dari DPMPTSP Pasaman Barat.
Sesuai jadwal yang telah disusun, seluruh peserta tidak punya banyak waktu untuk bersantai. Mereka diwajibkan melewati ujian penulisan makalah pada 9 April mendatang.
Tahap ini akan menjadi ujian krusial untuk melihat sejauh mana visi, misi, dan solusi yang mereka tawarkan untuk memajukan OPD yang dilamar.
Jika melihat peta persaingan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menjadi primadona dengan jumlah pelamar terbanyak, yakni 10 orang.
Disusul oleh Dinas PUPR dengan 9 pelamar, Diskominfo dengan 7 pelamar, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang diperebutkan oleh 4 kandidat tangguh.
Di kursi panas Diskominfo, nama-nama beken seperti Pagara (Camat Padang Barat) dan Tomy TRD (Kabag Prokopim) akan bersaing dengan kandidat kuat lainnya.