DPRD Kota Padang Ketok Palu LKPJ 2025: Catatan Kritis dan Apresiasi Warnai Sidang Paripurna
- Kominfo Padang
Padang – Gedung DPRD Kota Padang di Aie Pacah menjadi saksi bisu tuntasnya satu tahapan penting dalam siklus pemerintahan kota.
Senin kemarin, para wakil rakyat menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025.
Suasana rapat berlangsung khidmat namun tetap dinamis. Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memimpin langsung jalannya persidangan didampingi jajaran Wakil Ketua.
Kehadiran Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir menunjukkan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal pembangunan kota.
Muharlion memastikan bahwa persidangan hari ini telah memenuhi kuorum sebagaimana diatur dalam tata tertib dewan.
Dari total 45 anggota dewan, tercatat sebanyak 27 wakil rakyat hadir dan menandatangani daftar hadir, menandakan keseriusan lembaga legislatif dalam membedah kinerja pemerintah sepanjang tahun lalu.
Agenda ini merupakan kulminasi dari proses panjang yang dimulai sejak Wali Kota menyampaikan LKPJ pada 6 Maret lalu.
Selama satu bulan terakhir, empat Panitia Khusus (Pansus) telah bekerja maraton, melakukan rapat internal hingga kunjungan lapangan untuk memastikan setiap angka dalam laporan selaras dengan kenyataan di tengah masyarakat.
Juru Bicara Gabungan Pansus, Iskandar, tampil ke podium untuk membacakan laporan hasil pembahasan.
Dalam paparannya, Iskandar merangkum berbagai poin penting yang menjadi perhatian dewan, mulai dari apresiasi atas capaian yang diraih hingga catatan kritis yang perlu menjadi evaluasi mendalam bagi Pemerintah Kota Padang.
Laporan gabungan pansus tersebut tidak hanya berisi deretan angka, tetapi juga rekomendasi strategis dari seluruh fraksi.
Rekomendasi ini diharapkan menjadi kompas bagi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar program kerja di masa mendatang bisa lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi warga kota.
Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan.
Ia menyadari bahwa proses "bedah" LKPJ yang dilakukan tim Pansus secara multidimensi adalah bentuk kasih sayang legislatif agar pembangunan di Padang tetap berada di rel yang benar.