Sambut Ribuan Wisatawan, Pemko Pariaman Mulai Matangkan Persiapan Hoyak Tabuik Piaman 2026
- Kominfo Kota Pariaman
Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman resmi memulai langkah persiapan untuk menyelenggarakan festival budaya tahunan terbesar di Sumatera Barat, Hoyak Tabuik Piaman 2026. Perhelatan akbar yang menjadi magnet wisatawan mancanegara maupun domestik ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai tanggal 16 hingga 28 Juni 2026.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi Syarief, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memastikan koordinasi berjalan lancar. Sebagai langkah awal, dinas terkait akan menggelar pertemuan krusial dengan para tokoh kunci Tabuik pada Selasa (7/4/2026).
“Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan tuo tabuik, anak tabuik, tokoh adat, serta seluruh pihak terkait. Kita ingin memastikan semua elemen siap melaksanakan kegiatan budaya tahunan yang terbukti mampu mendatangkan ribuan wisatawan ke Kota Pariaman,” ujar Ferialdi saat memberikan keterangan di Pariaman, Minggu (5/4).
Ferialdi menjelaskan bahwa pertemuan dengan para tokoh adat merupakan agenda rutin yang wajib dilakukan sebelum prosesi dimulai. Ia menekankan bahwa esensi dari Hoyak Tabuik adalah perayaan berbasis masyarakat. Dalam hal ini, Pemko Pariaman menempatkan diri sebagai fasilitator yang mendukung kelancaran acara, termasuk dalam penyediaan anggaran pelaksanaan.
“Pelaksanaannya dilakukan sepenuhnya oleh masyarakat, sedangkan pemerintah berperan sebagai penyedia anggaran dan pendukung teknis,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa peran aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan festival. Mengingat Hoyak Tabuik merupakan bentuk kearifan lokal yang sarat nilai sejarah dan tradisi, keterlibatan emosional warga Pariaman menjadi motor penggerak agar pelaksanaan berjalan optimal dan tetap autentik.
Optimisme tinggi menyelimuti pelaksanaan tahun ini. Pemko Pariaman dilaporkan telah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Pariwisata RI. Proposal dukungan pun telah diajukan secara resmi guna memperkuat skala festival di level nasional.
“Ada kemungkinan besar Menteri Pariwisata akan hadir langsung pada puncak pelaksanaan tahun ini. Tentu ini akan menjadi suntikan semangat bagi promosi pariwisata daerah kita,” tambah Ferialdi.
Selain mengandalkan dukungan pusat, Pemko Pariaman juga tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan guna memperkuat sinergi dukungan logistik dan promosi lintas wilayah, mengingat dampak ekonomi dari festival ini dirasakan oleh seluruh kawasan pesisir Sumatera Barat.