Padang Panjang Siapkan Pelayanan Prima: Sinergi Lintas Sektor Kawal Keberangkatan 86 Jemaah Haji 2026
- Humas Kemenag Sumbar
Padang – Menjelang musim haji 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Padang Panjang tidak ingin main-main dalam memberikan pelayanan.
Koordinasi lintas instansi kini terus diperkuat demi menjamin setiap tahapan, mulai dari pelepasan hingga kepulangan tamu Allah ke Tanah Suci, berjalan dengan mulus, aman, dan tanpa kendala berarti.
Asisten I Setdako Padang Panjang, I Putu Venda menyebut bahwa, Pemko melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) telah menyiapkan "karpet merah" bagi para jemaah.
Dukungan yang disiapkan mencakup fasilitas transportasi, konsumsi yang terjamin, hingga pengiriman koper jemaah ke Embarkasi Padang yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
Keamanan dan kenyamanan jemaah menjadi prioritas utama yang ditekankan oleh pemerintah.
Venda menegaskan bahwa sinergi adalah kunci agar pelayanan di lapangan bisa maksimal. Ia ingin memastikan bahwa seluruh jemaah asal Padang Panjang merasa terlayani dengan baik sehingga mereka bisa fokus sepenuhnya pada ibadah.
“Koordinasi lintas sektor ini sangat vital. Kita ingin memastikan mulai dari jemaah melangkahkan kaki keluar dari rumah hingga nanti kembali lagi, semuanya berjalan tertib. Keamanan dan kenyamanan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Venda dikutip dari keterangan tertulis, Senin 13 April 2026.
Untuk urusan pengamanan, Pemko Padang Panjang kata Venda, akan menurunkan tim gabungan yang solid.
Personel dari Polres Padang Panjang, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan akan dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan menjaga ketertiban di titik-titik kumpul jemaah agar situasi tetap kondusif.
Berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, tahun ini terdapat 86 Jemaah Calon Haji (JCH) yang siap berangkat.
Jumlah tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 6 yang terdiri dari 79 jemaah dan Kloter 9 yang berjumlah 7 jemaah.
Detail jadwal pun sudah disusun rapi. Jemaah Kloter 6 rencananya akan dilepas secara resmi dari pelataran Masjid Agung Manarul Ilmi Islamic Centre.
Mereka dijadwalkan masuk asrama embarkasi pada 29 April 2026, dan terbang menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada dini hari berikutnya.
Sementara itu, jemaah Kloter 9 akan memulai perjalanan mereka dari Balai Kota Padang Panjang.