Perkuat Transparansi Menuju 2029, Bawaslu Padang Panjang Tajamkan Strategi Kehumasan

Bawaslu Padang Panjang
Sumber :
  • Kominfo Padang Panjang

Padang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang Panjang mulai tancap gas dalam membenahi lini komunikasinya.

img_title Dampak Fenomena LGBT terhadap Masa Depan dan Keberlanjutan Generasi Muda

Sebagai langkah awal, lembaga pengawas ini sudah menggelar kegiatan Penguatan Pengelolaan Kehumasan, Peliputan, Dokumentasi, serta Keterbukaan Informasi Publik di Kantor Bawaslu setempat pada Senin kemarin.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kebijakan dan hasil pengawasan tidak hanya berhenti di meja kantor, tetapi sampai ke telinga masyarakat.

img_title Wako Padang Panjang Sebut Pembangunan Kesehatan Jadi Investasi Jangka Panjang

Dalam agenda tersebut, Bawaslu menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta unsur media radio sebagai mitra strategis untuk memperluas jangkauan informasi.

Ketua Bawaslu Padang Panjang, Hidayatul Fajri, menegaskan bahwa tata kelola kehumasan yang profesional adalah tulang punggung dari efektivitas pengawasan pemilu.

img_title RRI Padang Bakal Kembali Mengudara di Tanah Sarantau Sasurambi

Baginya, humas bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan mesin penggerak dalam membangun kolaborasi lintas sektoral.

Fajri menyebutkan bahwa fungsi humas kini telah bertransformasi menjadi mitra strategis dalam menyusun agenda pengawasan.

Melalui narasi yang tepat, Bawaslu ingin membangun kepercayaan publik bahwa setiap tahapan demokrasi dikawal dengan ketat dan transparan.

“Pengelolaan kehumasan yang baik adalah kunci untuk memperkuat pengawasan. Kami mulai mempersiapkan berbagai agenda besar menuju Pemilu 2029 sejak dini. Harapan kami, sinergi kehumasan ke depan akan semakin solid dan berdampak luas,” ujar Fajri dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 14 April 2026.

Senada dengan itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu, Agus Salim, menyoroti pentingnya keterbukaan informasi sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada rakyat.

Menurutnya, publik berhak mengetahui apa saja yang telah dilakukan oleh pengawas pemilu dalam menjaga kedaulatan suara mereka.

Agus menekankan bahwa di era digital ini, informasi yang disajikan harus dikemas sedemikian rupa agar mudah diakses oleh semua kalangan.

Ia mendorong pemanfaatan media sosial sebagai kanal utama untuk menyentuh segmen pemilih muda yang sangat aktif di dunia maya.

Apresiasi juga datang dari Pranata Humas Ahli Muda Kominfo, Yuliati Desiputri. Ia menilai kinerja publikasi Bawaslu Padang Panjang selama ini sudah berada di jalur yang benar, namun perlu terus ditingkatkan melalui pengemasan konten yang lebih kreatif dan relevan dengan tren masa kini.

Halaman Selanjutnya
img_title