Siasati Keterbatasan Anggaran, Bupati Khairunas Minta OPD hingga Nagari Lahirkan Inovasi Pelayanan
- Kominfo Solok Selatan
Padang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga jajaran pemerintahan nagari untuk terus melahirkan terobosan baru di setiap lini tugasnya.
Inovasi yang diciptakan diharapkan mampu memberikan dampak instan dan manfaat nyata bagi hajat hidup masyarakat luas.
Arah kebijakan tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Solok Selatan, Khairunas, dalam sambutannya pada agenda sosialisasi peningkatan prestasi daerah.
Kegiatan bertajuk Penguatan Kinerja Sumber Daya Manusia yang Inovatif dan Berdaya Saing ini dipusatkan di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati, Rabu (20/5/2026).
Bupati Khairunas menjelaskan, esensi dari sebuah inovasi sejatinya merupakan instrumen strategis untuk memecahkan berbagai persoalan di lapangan secara cepat dan efisien.
Ruang lingkup pembaruan kerja ini dapat menyasar tata kelola pemerintahan, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan mutu sektor pelayanan kesehatan dan pendidikan.
"Inovasi itu dilakukan sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah dengan cepat di tengah masyarakat," ujar Bupati Khairunas dikutip dari keterangan tertulis, Kamis 21 Mei 2026.
Bupati merincikan, untuk tingkat perangkat daerah, penekanan inovasi wajib difokuskan pada penyelarasan tujuan penataan birokrasi yang bersih dan melayani.
Setiap dinas teknis diminta memotong birokrasi yang berbelit-belit guna mempermudah akses pelayanan publik bagi warga.
Sementara untuk level pemerintahan nagari, Khairunas menginstruksikan para wali nagari untuk jeli melihat potensi wilayah.
Berbagai jenis kearifan lokal dan sektor unggulan daerah harus dimanfaatkan secara optimal agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian riil masyarakat desa.
Pada intinya, setiap inovasi yang dirancang dituntut untuk mampu menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Hal ini dinilai krusial agar program kerja yang lahir tidak selalu bergantung pada besaran anggaran daerah.
Langkah kreatif dari aparatur sipil negara ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret di tengah tren efisiensi belanja daerah yang sedang berjalan.
Melalui kreativitas kerja, kemandirian daerah, taraf kehidupan masyarakat, serta kelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan tetap dapat ditingkatkan.
"Kita sadari bersama, inovasi adalah salah satu kunci keberhasilan dan kemajuan daerah, terutama dalam menghadapi permasalahan yang semakin kompleks saat ini," tutur Khairunas.