Bangun Kesadaran Kolektif, KAI Sumbar Sosialisasi Keselamatan Jalur Rel ke Sekolah dan Rumah Ibadah

Sosialisasi Keselamatan Perjalanan Kereta Api
Sumber :
  • Humat PT KAI Divre II Sumbar

Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam memitigasi risiko kecelakaan di lintasan aktif.

img_title Sestama BNPB dan Wali Kota Pariaman Serahkan Huntap Mandiri Sepablock untuk Korban Bencana

Melalui pendekatan edukatif bertajuk “Sapa Sekolah dan Masjid/Mushollah”, KAI Divre II Sumbar menggelar sosialisasi keselamatan perkeretaapian yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa alat olahraga dan sarana ibadah, Sabtu kemarin.

Agenda preventif ini menyasar institusi pendidikan dan simpul keagamaan yang berada di zona rawan atau berjarak dekat dengan jalur rel aktif.

img_title Dukung Transisi Energi, KAI Divre II Sumbar Siap Terapkan Biodiesel B50 pada Kereta Api

Sasaran kegiatan meliputi SD IT Arroyan Lubuk Begalung, Masjid Darul Islah Pauh, serta tiga mushala di sepanjang petak jalan Pauh Lima–Indarung, yakni Mushala Ramadhan, Mushala Al Janah, dan Mushala Jabal Rahmah.

Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Marinir Ernst Rikumahu, memimpin langsung turun ke lapangan bersama jajaran pengamanan dan Babin Pembina Polsuska Aiptu Robi Kentoro.

img_title Ficky Tri Syaputra Siap Bertarung di Bursa Pemilihan Calon Ketua Umum IJTI Sumatera Barat

Kehadiran tim dinas ini disambut hangat oleh ratusan siswa, para guru, kepala sekolah, serta tokoh masyarakat dan pengurus rumah ibadah setempat.

Dalam pemaparannya, Kepala Regu Polsuska Divre II Sumbar, Jeni Ramadhan, menekankan bahwa kondusifitas dan keselamatan operasional kereta api merupakan tanggung jawab kolektif.

Dibutuhkan partisipasi aktif dan kedisiplinan dari warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar koridor transportasi massal tersebut.

"Menjaga keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tugas operasional kami, tetapi butuh kepedulian masyarakat. Edukasi sejak dini menjadi instrumen penting agar regulasi dan budaya selamat dapat tertanam kuat di lingkungan sekitar jalur KA," ujar Jeni Ramadhan dikutip dari keterangan tertulis, Senin 25 Mei 2026.

Gayung bersambut, Kepala Sekolah SD IT Arroyan, Amdrean Ruseffendi, melayangkan apresiasi tinggi atas inisiatif jemput bola yang dilakukan oleh KAI Sumbar.

Menurutnya, pemahaman mengenai bahaya di sekitar jalur rel sangat krusial bagi anak-anak demi membentuk perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Senada dengan itu, pengurus Mushala Al Jannah, Rohadi, menilai edukasi interaktif ini memberikan implikasi besar bagi peningkatan kewaspadaan warga sekitar rel.

Dalam sesi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai larangan keras bermain di area rel, melempar kereta, menaruh benda asing di atas rel, hingga menyeberang di jalur ilegal.

Halaman Selanjutnya
img_title