Sempat Tertahan Sakit di Arab Saudi, Dua Jemaah Haji Debarkasi Padang Akhirnya Tiba di Ranah Minang

Jemaah Haji Debarkasi Padang
Sumber :
  • Kemenag Sumbar

Padang – Penantian panjang dan rasa cemas pihak keluarga akhirnya terbayar lunas pada pertengahan minggu ini.

img_title Dukungan Pusat Melonjak 106%, Wagub Sumbar KawaI Bantuan Revitalisasi 920 Satuan Pendidikan

Setelah sempat tertahan untuk menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi dan tidak dapat pulang bersama kloter asalnya, dua jemaah haji Kloter Debarkasi Padang akhirnya resmi menginjakkan kaki kembali di Ranah Minang pada Selasa kemarin.

Kedua jemaah tangguh tersebut adalah Jasri Abdullah Maran (76) asal Kabupaten Lima Puluh Kota dan Syaifuddin Wirdas Tompek (60).

img_title Sensasi Baru Menikmati Rendang: Resep Kelezatan Roti Randang Padang yang Populer

Keduanya berhasil tiba di Sumatera Barat melalui penerbangan domestik lanjutan dari Jakarta, setelah sebelumnya dievakuasi pulang ke tanah air bersama rombongan Jemaah Haji Debarkasi Banten Kloter JKB-15.

Kedatangan kedua jemaah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) disambut haru oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, M. Rifki, bersama jajaran setingkat kepala kantor kemenag daerah asal. Pihak keluarga yang telah menunggu sejak pagi di area kedatangan pun tak kuasa membendung air mata bahagia.

img_title Pemprov Sumbar Minta Kota Padang Transformasi Kekuatan Kuliner Jadi Mesin Ekonomi Dunia

M. Rifki menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepulangan kedua jemaah haji tersebut dalam kondisi fisik yang terpantau stabil pascaperawatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Kantor Urusan Haji (KUH) di Arab Saudi yang telah setia mendampingi proses pengobatan jemaah dari awal hingga mendarat di Padang.

"Alhamdulillah, kami melihat rona kebahagiaan dan senyum yang luar biasa terpancar dari wajah kedua jemaah saat mendarat. Rasa rindu yang mendalam untuk kembali bertemu dengan keluarga besar di kampung halaman akhirnya terobati hari ini," ujar M. Rifki, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 24 Juni 2026

Kedatangan kedua jemaah ini sekaligus menjadi bukti nyata dari komitmen penuh pemerintah dalam memberikan pelayanan prima dan perlindungan menyeluruh.

Negara memastikan setiap jemaah haji mendapatkan pendampingan medis yang optimal, termasuk bagi mereka yang terpaksa menunda kepulangan akibat jatuh sakit usai puncak ibadah haji.

Berdasarkan data medis, Jasri Abdullah Maran sebelumnya harus dilarikan ke Saudi German Hospital Madinah dengan diagnosis pasca-tindakan Post Percutaneous Coronary Intervention (Post PCI) atau operasi jantung.

Setelah dinyatakan layak terbang, Jasri diterbangkan ke Padang menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA148 dan mendarat pada pukul 11.15 WIB.

Halaman Selanjutnya
img_title