Baznas Padang Panjang Salurkan Zakat Rp231,2 Juta untuk 133 KK Lewat 4 Program Utama
- freepik
Padang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang menyalurkan dana zakat sebesar Rp231,2 juta kepada 133 kepala keluarga (KK) penerima manfaat.
Penyaluran bantuan tersebut didistribusikan melalui Program Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat, dan Peduli Tahap II pada Kamis kemarin.
Proses penyerahan bantuan berlangsung di Masjid Tauhid, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Padang Panjang Barat.
Agenda ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako, I Putu Venda, perwakilan Kantor Kementerian Agama, serta jajaran pengurus Baznas setempat.
Dalam sambutannya, I Putu Venda menyatakan bahwa ibadah zakat memegang peranan krusial sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan sosial.
Pemerintah Kota mengapresiasi kinerja Baznas Padang Panjang yang dinilai konsisten mengelola dana umat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
“Program Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat, dan Peduli ini menyentuh berbagai kebutuhan mendasar masyarakat. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai stimulus peningkatan taraf hidup penerima,” ujar Venda dikutip dari keterangan tertulis, Jumat 26 Juni 2026.
Ketua Baznas Padang Panjang, Novi Hendri, menjelaskan bahwa seluruh dana yang disalurkan merupakan amanah murni dari para muzaki (pembayar zakat).
Ia mengimbau warga yang telah memenuhi syarat ketentuan syariat untuk menyalurkan zakatnya via Baznas agar cakupan manfaatnya kian meluas.
Pada penyaluran tahap II ini, sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi fokus utama.
Program Padang Panjang Makmur tercatat menyerap alokasi dana terbesar, yaitu mencapai angka Rp167,2 juta yang dibagikan khusus kepada 95 KK sebagai bantuan modal usaha.
Selanjutnya, alokasi terbesar kedua ditempati oleh Program Padang Panjang Cerdas. Sektor penunjang pendidikan ini sukses menyalurkan total bantuan sebesar Rp50,25 juta yang didistribusikan untuk meringankan biaya sekolah bagi 26 KK penerima manfaat.
Tidak ketinggalan, jaminan jaring pengaman sosial juga disalurkan melalui Program Padang Panjang Sehat berupa bantuan pengobatan senilai Rp10,5 juta bagi delapan KK.
Sementara itu, Program Padang Panjang Peduli mengucurkan dana darurat senilai Rp3,25 juta untuk empat KK.
Di sisi lain, Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Padang Panjang, Joni Nasri, menegaskan pentingnya esensi keberkahan dari transaksi zakat.