Jaga Inflasi, Bulog Salurkan 21.436 Paket Bantuan Pangan di Solok Selatan

Distribusi Bantuan Pangan
Sumber :
  • Kominfo Solsel

Padang – Perum Bulog menyalurkan sebanyak 21.436 paket bantuan pangan untuk masyarakat di Kabupaten Solok Selatan.

img_title Pangek Pisang, Kuliner Legendaris Solok Selatan yang Bikin Ketagihan Sejak Suapan Pertama

Pendistribusian bantuan logistik ini dikhususkan bagi pemenuhan kebutuhan pokok keluarga berpenghasilan rendah di daerah tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Syamsurizaldi, mengungkapkan bahwa kuota bantuan yang diterima daerahnya tahun ini melonjak tajam.

img_title 30 Jam Taklukkan Gunung Kerinci via Solok Selatan, Beyond Run Buktikan Jalur Alternatif Menuju Atap Sumatera

Jumlah paket bantuan tercatat meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan dengan alokasi pada tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada tahun lalu Kabupaten Solok Selatan hanya memperoleh alokasi sebanyak 10.614 paket bantuan pangan.

img_title Ratusan Pelajar Solok Selatan Semarakkan Gerak Jalan Santai HUT ke-81 RI

Kenaikan signifikan pada tahun ini dinilai menjadi angin segar bagi upaya pemenuhan ketahanan pangan masyarakat lokal.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Perum Bulog. Tahun ini Solok Selatan mendapatkan alokasi bantuan pangan yang meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu," ujar Syamsurizaldi, dikutip dari keterangan tertulis, Senin 29 Juni 2026.

Proses penyerahan paket bantuan pangan tersebut dilaksanakan secara simbolis di tengah kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Padang Aro pada Minggu kemarin.

Sesuai dengan regulasi teknis yang berlaku, komoditas pangan yang didistribusikan terdiri atas beras dan minyak goreng kualitas prima.

Penyaluran bantuan ini difokuskan agar tepat sasaran sesuai jaring pengaman sosial pemerintah.

Pemerintah daerah memastikan bahwa penerima manfaat program ini merupakan masyarakat berpenghasilan rendah. Indikator utamanya merujuk pada warga yang telah terdaftar resmi secara administratif dalam sistem data kemiskinan makro nasional.

Adapun basis data yang digunakan meliputi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Secara spesifik, bantuan hanya mengarah pada keluarga yang masuk dalam golongan tingkat kesejahteraan desil 1 hingga desil 4.

Program stimulus pangan massal ini merupakan bagian dari agenda strategis nasional yang dilaksanakan serentak.

Pelaksanaannya merujuk langsung pada instruksi presiden guna menjamin keterjangkauan pasokan karbohidrat dan lemak bagi masyarakat rentan.

Selain berfungsi sebagai instrumen mitigasi kekurangan pangan di tingkat tapak, program intervensi ini memegang peran krusial lainnya.

Pasokan komoditas ini diharapkan mampu mencegah krisis gizi buruk sekaligus menstabilkan angka inflasi daerah.