Peningkatan Kompetensi Guru Kunci Lahirkan Generasi Berpikir Kritis

Gubernur Sumbar, Mahyeldi
Sumber :
  • Humas Pemprov Sumbar

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, menegaskan bahwa kualitas pendidikan di daerah sangat ditentukan oleh kompetensi guru sebagai pendidik.

img_title Mangsa Kambing Warga, Harimau Sumatra di Agam Akhirnya Masuk Kandang Jebak BKSDA Sumbar

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru harus menjadi prioritas utama demi melahirkan generasi yang berpikir kritis, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mahyeldi mengapresiasi tinggi para guru yang tetap produktif memanfaatkan masa libur sekolah untuk mengikuti pelatihan kompetensi.

img_title Ayam Galundi, Kuliner Khas Sulit Air dengan Kuah Gulai Hitam yang Unik

Menurut Mahyeldi, komitmen yang ditunjukkan para tenaga pendidik ini merupakan investasi penting bagi kemajuan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Ranah Minang.

Ia menekankan bahwa tantangan dan persoalan dalam dunia pendidikan tidak boleh dibebankan kepada peserta didik semata.

img_title Pemko Padang Sambut Dubes Jerman, Perkuat Kerja Sama Sister City Hildesheim

Guru justru memegang peran sebagai faktor determinan yang menentukan keberhasilan proses belajar, sekaligus bertugas membimbing dan melejitkan potensi unik setiap anak.

Gubernur juga mengingatkan keluhuran profesi guru yang dinilai sebagai pekerjaan mulia karena ilmu yang diajarkan terus mengalirkan manfaat sepanjang hayat.

Ia mengibaratkan guru sebagai sosok yang berumur panjang karena warisan ilmu pengetahuan dan doa dari para muridnya tidak pernah terputus.

Pada kesempatan yang sama, Mahyeldi memaparkan komitmen Pemprov Sumbar dalam membenahi fasilitas penunjang pendidikan.

Salah satu target strategis pemerintah daerah ke depan adalah menghadirkan fasilitas asrama di seluruh SMA dan SMK se-Sumbar guna memperkuat pembinaan karakter siswa secara holistik.

Sementara itu, Presiden Minang Diaspora Network-Global (MDN-G), Fasli Jalal, yang hadir sebagai mitra program menjelaskan bahwa kemampuan HOTS merupakan kebutuhan mutlak saat ini.

Guru dituntut tidak hanya mentransfer materi, tetapi juga membentuk kreativitas, daya adaptasi, dan ketangguhan siswa menghadapi masa depan.

Fasli Jalal menambahkan, guru harus mampu menciptakan ruang belajar yang aman, adaptif, menghargai perbedaan pendapat, serta membangun keberanian siswa untuk bangkit dari kegagalan.

Model pendidikan yang memicu ketangguhan mental seperti itulah yang dinilai sebagai esensi pendidikan yang sesungguhnya.

Pada akhir rangkaian kegiatan, Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan berupa laptop kepada pihak sekolah serta beasiswa kepada sejumlah peserta workshop.

Acara kemudian ditutup secara resmi dengan peluncuran produk Paragon SMAN 2 Bukittinggi yang ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Gubernur Sumbar.