Bupati Solok Selatan Intruksikan OPD Perketat Pengawasan Kegiatan Fisik
- Diskominfo Solsel
Padang – Efektivitas dan ketepatan sasaran pengerjaan infrastruktur daerah kini menjadi sorotan utama Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, memberikan instruksi tegas kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperketat pengawasan serta evaluasi berkala terhadap seluruh proyek dan kegiatan fisik yang tengah berjalan di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Khairunas saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin 27 Juli 2026.
Penekanan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi keterlambatan pengerjaan serta memastikan seluruh paket pekerjaan fisik dapat diselesaikan tepat waktu sesuai standar kualitas yang ditetapkan.
Dalam arahannya, Khairunas meminta keterlibatan aktif mulai dari jajaran Kepala OPD, para Asisten, hingga Sekretaris Daerah untuk mengawal setiap tahapan pembangunan.
Menurutnya, fungsi kontrol yang ketat dari jajaran pimpinan sangat menentukan sukses atau gagalnya sebuah program pembangunan yang dibiayai oleh uang rakyat.
Khairunas menegaskan bahwa proses evaluasi bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan instrumen krusial dalam menjamin setiap alokasi anggaran benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia tidak menginginkan adanya pengerjaan proyek fisik yang terbengkalai atau kualitasnya menurun akibat kelalaian dalam proses pengawasan di lapangan.
"Seluruh kegiatan fisik yang sedang berjalan harus diawasi dengan baik. Saya berharap seluruh OPD bersama para asisten dan Sekda terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap setiap tahapan pelaksanaannya," ujar Khairunas.
Langkah pengawasan ketat ini menjadi kian mendesak mengingat Pemerintah Kabupaten Solok Selatan saat ini tengah memasuki tahapan krusial perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Momen pergeseran anggaran ini menuntut kecermatan tinggi dari seluruh perangkat daerah dalam menilai progres pengerjaan di unit kerja masing-masing.
Melalui evaluasi yang komprehensif, Pemkab Solok Selatan ingin memastikan tidak ada alokasi anggaran yang mengendap atau program strategis yang tertinggal dalam sisa tahun anggaran berjalan.
Setiap masalah teknis yang ditemukan pada proyek fisik diharapkan dapat segera diurai sebelum penutupan buku anggaran 2026.
Selain menyoroti pengerjaan fisik dan perubahan APBD 2026, Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk mulai memasang kuda-kuda dalam penyusunan Rencana APBD TA 2027. Penyusunan perencanaan anggaran tahun depan diminta untuk dilakukan secara matang, terukur, dan berbasis pada skala prioritas kebutuhan masyarakat.