BMKG Ingatkan Ancaman Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Sepekan ke Depan

Banjir
Sumber :
  • Padang Viva

Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat pada periode 31 Juli hingga 6 Agustus 2026.

img_title Batu Talempong, Batu Ajaib yang Mengeluarkan Bunyi seperti Alat Musik di Sumatera Barat

Kondisi tersebut dipicu oleh sejumlah faktor atmosfer yang masih aktif dan mendukung pembentukan awan hujan di wilayah Sumatera Barat.

Dalam laporan prospek cuaca sepekan, BMKG mencatat bahwa pada periode 28–30 Juli 2026 telah terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat di berbagai daerah.

img_title Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Padang dan Pariaman

Curah hujan tertinggi tercatat di Kabupaten Padang Pariaman mencapai 126 milimeter pada 29 Juli, sementara sehari sebelumnya wilayah yang sama juga mencatat curah hujan sebesar 76 milimeter.

Pada 30 Juli, hujan umumnya berintensitas ringan hingga sedang dengan curah hujan tertinggi terjadi di Kabupaten Dharmasraya sebesar 29 milimeter.

img_title Tabia Minangkabau: Jejak Keindahan, Adat, dan Kehormatan

BMKG menjelaskan tingginya intensitas hujan tersebut dipengaruhi oleh kombinasi sejumlah fenomena atmosfer.

Di antaranya keberadaan belokan angin yang memanjang di Sumatera Barat, aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby yang melintasi Pulau Sumatera, serta kondisi suhu muka laut yang masih hangat sehingga meningkatkan pasokan uap air untuk pembentukan awan hujan.

Memasuki periode 31 Juli hingga 3 Agustus, kondisi atmosfer diperkirakan masih mendukung pertumbuhan awan hujan.

BMKG menyebut belokan angin diprakirakan tetap bertahan, disertai penjalaran gelombang Kelvin dan Rossby.

Selain itu, kondisi atmosfer lokal yang labil berdasarkan pengamatan radiosonde turut meningkatkan peluang terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat di berbagai wilayah Sumatera Barat.

BMKG memprediksi intensitas hujan mulai mengalami penurunan secara bertahap pada periode 4 hingga 6 Agustus 2026.

Meskipun demikian, peluang hujan masih tetap ada karena gelombang Kelvin diperkirakan masih bertahan hingga akhir periode, ditambah suhu muka laut yang tetap hangat dan kondisi atmosfer lokal yang masih cukup labil.

Akibatnya, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara tidak merata di berbagai daerah.

Pada periode 31 Juli hingga 3 Agustus, sejumlah daerah diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, antara lain Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto, Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya.

Halaman Selanjutnya
img_title