Update BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sumbar, Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Kota Padang Hingga Malam Hari Ini
- BMKG
Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan (update) peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Rabu 5 Agustus 2026 pukul 16.59 WIB.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang diprakirakan masih berpotensi melanda sejumlah daerah.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 17.09 WIB. Sejumlah wilayah kabupaten dan kota di pesisir barat Sumatera Barat menjadi kawasan utama yang berpotensi terdampak langsung oleh dinamika atmosfer ini.
Wilayah utama yang masuk dalam radar potensi cuaca buruk meliputi Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya di Kecamatan Koto XI Tarusan.
Selain itu, potensi serupa membentang luas di Kabupaten Padang Pariaman, mencakup Lubuk Alung, Batang Anai, V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, IV Koto Aur Malintang, V Koto Timur, hingga 2 X 11 Kayu Tanam.
Wilayah Kabupaten Agam dan Pasaman Barat juga tak terluput dari ancaman cuaca ekstrem sore ini.
Di Agam, potensi hujan lebat melanda Kecamatan Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, dan Ampek Nagari, sementara di Pasaman Barat mencakup Lembah Melintang, Pasaman, Koto Balingka, Sungai Aur, Luhak Nan Duo, serta Sasak Ranah Pesisir.
Untuk wilayah Kota Padang, BMKG mencatat potensi awal hujan deras disertai angin kencang berpusat di empat kecamatan.
Kecamatan terdampak meliputi Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, dan Koto Tangah.
BMKG turut memperingatkan bahwa sebaran cuaca buruk ini berpotensi meluas ke sejumlah daerah sekitarnya.
Perluasan dampak diprediksi menjangkau kawasan Kabupaten Solok, meliputi Kecamatan Kubung, X Koto Singkarak, dan Junjung Sirih.
Luapan cuaca ekstrem juga diperkirakan mengarah ke Kabupaten Tanah Datar, seperti di Kecamatan X Koto, Batipuh, dan Batipuah Selatan.
Sementara di Kabupaten Agam, perluasan menyasar Kecamatan Tanjung Raya dan Malalak, serta Kecamatan Kinali dan Gunung Tuleh di Kabupaten Pasaman Barat.
Wilayah Padang Pariaman yang berpotensi mengalami perluasan meliputi 2 X 11 Enam Lingkuang, Sungai Limau, Ulakan Tapakih, Sintuak Toboh Gadang, Padang Sago, Batang Gasan, Patamuan, dan Enam Lingkung.
Sedangkan di Kota Padang, area perluasan mencakup hampir seluruh wilayah perkotaan. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Pauh, Kuranji, hingga Nanggalo.