Lamang Tungkek, Kuliner Unik Talawi Sawahlunto yang Punya Bentuk Menyerupai Tongkat
- ig disparporasawahlunto
Padang – Sumatera Barat memiliki kekayaan kuliner tradisional yang tersebar di berbagai daerah dengan ciri khas masing-masing. Salah satunya adalah Lamang Tungkek, makanan tradisional yang berasal dari Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.
Kuliner ini menarik perhatian bukan hanya karena cita rasanya yang manis dan gurih, tetapi juga karena bentuknya yang memanjang dan menyerupai tongkat.
Nama Lamang Tungkek tidak terlepas dari bentuk penyajiannya. Dalam bahasa Minangkabau, tungkek berarti tongkat.
Adonan makanan ini dibungkus menggunakan daun pisang dalam bentuk memanjang dan diikat secara berderet sehingga menghasilkan tampilan yang menyerupai tongkat.
Bentuk tersebut menjadi salah satu identitas yang membedakan Lamang Tungkek dari jenis lamang lainnya.
Lamang Tungkek dibuat menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat.
Tepung beras menjadi bahan utama, kemudian dipadukan dengan santan kelapa tua dan gula aren atau gula saka.
Meskipun menggunakan bahan yang sederhana, proses pengolahannya membutuhkan ketelitian agar menghasilkan tekstur dan rasa yang sesuai dengan karakter Lamang Tungkek.
Proses pembuatan dimulai dengan menyangrai atau merendang tepung beras hingga matang.
Tahapan ini dilakukan untuk menghasilkan aroma khas sekaligus mematangkan tepung sebelum dicampurkan dengan bahan lainnya. Di sisi lain, santan dan gula aren dimasak hingga tercampur dan menghasilkan cairan yang kaya rasa.
Setelah campuran santan dan gula aren siap, tepung beras sangrai dimasukkan secara bertahap.
Adonan kemudian diaduk hingga tercampur rata dan menjadi kalis. Konsistensi adonan menjadi salah satu faktor penting karena harus cukup padat untuk dibentuk dan dibungkus menggunakan daun pisang.
Adonan yang telah siap kemudian diletakkan di atas daun pisang dan dibungkus memanjang.
Bungkusan tersebut diikat menggunakan tali secara berderet hingga menyerupai tongkat.
Proses inilah yang membuat Lamang Tungkek memiliki tampilan yang unik sekaligus mempertahankan cara pembuatan tradisional yang diwariskan masyarakat Talawi.
Dari segi cita rasa, Lamang Tungkek menawarkan perpaduan manis dari gula aren dan gurih dari santan.
Saat masih baru dibuat, teksturnya cenderung lembut. Setelah dingin, teksturnya menjadi lebih padat, tetapi rasa manis dan gurihnya tetap terasa.