Warisan Kuliner Bumi Sikerei: Resep Mudah Membuat Subbet Mentawai yang Lezat

Makanan Tradisional Subbet dari Mentawai
Sumber :
  • IST

Padang – Kepulauan Mentawai di Sumatra Barat tidak hanya menyimpan keindahan alam pesisir dan budaya suku asli yang megah, tetapi juga kekayaan kuliner tradisional yang kaya nutrisi. Salah satu hidangan paling ikonik dari Bumi Sikerei ini adalah Subbet. Kuliner berbahan dasar talas atau keladi (Colocasia esculenta) dan pisang ini menjadi makanan pokok sekaligus bagian penting dalam berbagai ritual adat suku Mentawai.

img_title Pemko Padang Panjang Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Lewat Evaluasi Tujuh SPPG

Bagi masyarakat lokal Mentawai, nasi bukanlah makanan utama tunggal sejak dahulu. Keberadaan umbi-umbian seperti keladi dan sagu memegang peranan sentral dalam ketahanan pangan lokal. Subbet hadir sebagai representasi kreativitas olahan pangan lokal yang memadukan tekstur pulen umbi dengan rasa manis alami buah pisang serta gurihnya kelapa parut.

secara tradisional, Subbet disajikan dalam acara-acara besar adat, seperti pesta pernikahan, upacara kelulusan ritual Punen (pesta adat masyarakat Mentawai), maupun sebagai hidangan penghormatan bagi tamu istimewa. Rasa manis lembut tanpa bahan pengawet menjadikan olahan ini hidangan sehat alami yang cocok dikonsumsi oleh semua kalangan.

img_title Mengenal Lebih Dekat Ragam Makanan Favorit Upin dan Ipin serta Keluarga

hidangan ini juga mulai banyak diminati oleh pencinta kuliner Nusantara karena sifatnya yang ramah kesehatan, bebas gluten (gluten-free), dan kaya akan serat kompleks. Bagi masyarakat luar Mentawai yang ingin mencicipi sensasi rasa Subbet, hidangan ini cukup mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan yang ringkas.

Bahan Utama dan Alat

img_title Kabut Asap Mengintai, Ini Jenis Makanan Penguat Imun dan Penangkal Racun Polusi Udara

Untuk membuat Subbet porsi keluarga (sekitar 4–5 porsi), siapkan bahan-bahan berikut:

  • 500 gram keladi/talas (pilih jenis keladi manis atau talas bogor yang empuk)

  • 3–4 buah pisang kepok matang (bisa diganti pisang raja atau pisang ambon)

  • 1/2 butir kelapa setengah tua, parut memanjang

  • 1/2 sdt garam halus

  • Daun pisang atau daun pandan (sebagai alas penyajian)

     

    Langkah-Langkah Cara Membuat Subbet
  1. Persiapan Keladi: Kupas kulit keladi hingga bersih, lalu potong-potong menjadi ukuran sedang agar mudah matang. Cuci bersih keladi menggunakan air garam hangat untuk menghilangkan getah yang memicu rasa gatal.

  2. Pengukusan Keladi: Kukus potong-potong keladi dalam dandang yang telah dipanaskan selama 25–30 menit hingga teksturnya benar-benar empuk dan lembut ketika ditusuk garpu.

  3. Pengukusan Pisang: Masukkan pisang utuh (bersama kulitnya atau dikupas) ke dalam kukusan pada 10 menit terakhir pengukusan keladi. Angkat pisang dan keladi setelah matang merata.

  4. Penumukan dan Pencampuran: Kupas pisang yang telah dikukus. Masukkan keladi hangat dan pisang ke dalam wadah atau alu kayu. Tumbuk kedua bahan secara perlahan menggunakan penumbuk kayu (totobet dalam bahasa lokal) hingga menyatu lumat. Jangan terlalu halus agar tekstur keladi tetap terasa secara alami.

  5. Persiapan Kelapa Parut: Campurkan kelapa parut dengan sedikit garam halus. Kukus kelapa parut selama 5–10 menit agar tidak mudah basi dan aroma gurihnya keluar.

  6. Pembentukan Bola Subbet: Ambil 1–2 sendok makan adonan campuran keladi dan pisang. Bentuk menjadi bulatan-bulatan sebesar bola pingpong atau oval sesuai selera.

  7. Baluran Kelapa: Gulingkan adonan yang sudah dibentuk ke atas parutan kelapa kukus hingga seluruh permukaannya tertutup rata.

  8. Penyajian: Tata Subbet di atas tampah kecil bertalas daun pisang. Subbet siap disajikan selagi hangat bersama teh hangat atau kopi.