BMKG Rilis Peringatan Dini: Padang dan Sejumlah Daerah di Sumbar Berpotensi Diterjang Hujan Lebat Malam Ini
- Pixabay
Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pemutakhiran peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Jumat malam 14 Agustus 2026.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi mulai pukul 19.00 WIB.
BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.
Kondisi cuaca buruk ini berpotensi melanda sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Barat.
Di wilayah pesisir, Kota Padang menjadi salah satu daerah terdampak yang mencakup hampir seluruh kecamatan.
Mulai dari Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, Nanggalo, hingga Koto Tangah.
Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kota Pariaman, meliputi Pariaman Tengah, Pariaman Utara, Pariaman Selatan, dan Pariaman Timur.
Sementara di Kabupaten Padang Pariaman, hujan lebat mengancam wilayah Lubuk Alung, Batang Anai, Nan Sabaris, hingga Kayu Tanam.
Untuk wilayah selatan Sumatera Barat, peringatan dini berlaku bagi Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya di IV Jurai, Bayang, Koto XI Tarusan, serta IV Nagari Bayang Utara.
Kabupaten Solok Selatan juga masuk dalam area waspada, meliputi wilayah Sungai Pagu, Koto Parik Gadang Diateh, dan Pauh Duo.
Wilayah daratan dan perbukitan turut berpotensi diguyur hujan deras, seperti di Kabupaten Solok mencakup Pantai Cermin dan Hiliran Gumanti.
Sementara di Kabupaten Sijunjung, potensi cuaca ekstrem meliputi wilayah Sijunjung, Lubuak Tarok, dan Sumpur Kudus, serta Pangkalan Koto Baru di Kabupaten Lima Puluh Kota.
BMKG memperingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem ini tidak hanya terbatas pada wilayah utama tersebut, tetapi juga dapat meluas ke daerah sekitarnya.
Sejumlah daerah perluasan mencakup kawasan Ranah Pesisir hingga Sutera di Pesisir Selatan, serta Gunung Talang dan Kubung di Kabupaten Solok.
Perluasan dampak hujan deras juga berpotensi menjangkau wilayah Kabupaten Tanah Datar seperti X Koto dan Batipuh, Kabupaten Agam di kawasan Lubuk Basung dan Tanjung Raya, hingga wilayah Kinali di Kabupaten Pasaman Barat serta Kota Solok.