Kemeriahan HUT ke-81 RI: Insan KAI Divre II Sumbar Unjuk Kekuatan Lomba Tarik Lokomotif 42 Ton

Lomba Tarik Lokomotif
Sumber :
  • KAI Divre Sumbar

Padang – Suasana semarak dan penuh gelak tawa mewarnai Balai Yasa Padang pada Selasa (18/8/2026).

img_title Batu Talempong, Batu Ajaib yang Mengeluarkan Bunyi seperti Alat Musik di Sumatera Barat

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar aksi unik, yakni perlombaan menarik lokomotif seberat 42 ton.

Perlombaan tidak biasa ini menggantikan lomba tarik tambang konvensional dengan menantang para pegawai KAI dari lintas unit kerja.

img_title Tim Lambut KAI Divre II Sumbar Sabet Juara Turnamen Mobile Legends Harhubnas 2026

Sebanyak enam tim yang masing-masing beranggotakan 12 orang beradu cepat menarik lokomotif jenis BB 203 sejauh 10 meter hingga menyentuh garis finish.

Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya, menyampaikan bahwa agenda ini dikemas secara kreatif untuk memberikan pengalaman berbeda sekaligus memupuk kekompakan.

img_title Antisipasi Cuaca Ekstrem, Jajaran Manajemen KAI Divre II Sumbar Cek Prasarana Lintas Indarung-Teluk Bayur

Di balik kemeriahannya, aksi menarik lokomotif menyimpan simbol penting mengenai arti penting koordinasi dan kerja sama tim.

Menurut Lutfi, menggerakkan sarana rel seberat puluhan ton tidak mungkin terwujud jika hanya mengandalkan satu atau dua orang.

Hal tersebut menjadi gambaran nyata operasional perkeretaapian harian yang menuntut kolaborasi harmonis mulai dari unit sarana, prasarana, operasi, pelayanan, hingga kehumasan.

Momentum peringatan kemerdekaan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah silaturahmi agar para pegawai lintas divisi dapat saling mengenal lebih dekat.

Suasana kerja yang harmonis dan penuh kekeluargaan diyakini dapat berdampak positif terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dinamika dan keseruan lomba dirasakan langsung oleh para peserta di lapangan. Salah seorang peserta, Ari Sanjaya, mengungkapkan bahwa titik terberat terletak pada awal tarikan saat posisi lokomotif masih diam, di mana sinkronisasi tumpuan kaki dan aba-aba menjadi kunci utama penentu kemenangan.

Setelah persaingan sengit, Tim Kolaboratif resmi keluar sebagai juara usai mencatatkan waktu tercepat.

Tim unggulan ini diperkuat oleh deretan personel lintas unit, di antaranya Gema Fauzani, Najiburrahman, Syafrizon, Yoga Syafriadi, Ari Sanjaya, Nofrizal Hasan, Yusuf Hendryan, Rivo Dinata, Ade Nofendri, Azwirman, Feri Gunawan, dan Rahadi Fareza.

Selain lomba tarik lokomotif, kemeriahan HUT ke-81 RI di lingkungan KAI Divre II Sumbar turut diwarnai beragam perlombaan tradisional.

Mulai dari balap karung, balap kelereng, estafet tepung, hingga permainan gantung keranjang yang disambut antusias oleh para pegawai dan suporter.

Halaman Selanjutnya
img_title