BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumatera Barat, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

angin kencang
Sumber :
  • jr

Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Barat pada Rabu 2 September 2026.

img_title Prakiraan Cuaca Sumbar Dua Hari Kedepan, Waspada Potensi Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Agam

Masyarakat di sejumlah wilayah imbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Berdasarkan pemantauan dinamika atmosfer pada pukul 12.40 WIB, kondisi cuaca buruk tersebut diperkirakan mulai terjadi pada pukul 12.50 WIB.

img_title Batu Talempong, Batu Ajaib yang Mengeluarkan Bunyi seperti Alat Musik di Sumatera Barat

Selain curah hujan yang tinggi, fenomena ini juga berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Pada tahap awal, sebaran cuaca ekstrem ini terdeteksi melanda wilayah Kabupaten Padang Pariaman.

img_title Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Padang dan Pariaman

Kecamatan yang terdampak secara langsung meliputi V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, serta V Koto Timur dan sekitarnya.

Tidak hanya di Padang Pariaman, potensi cuaca buruk di periode yang sama juga mengintai wilayah Kabupaten Agam.

Kecamatan Malalak dan kawasan di sekitarnya menjadi area fokus yang berpotensi diterpa hujan deras serta angin kencang.

BMKG memperkirakan potensi hujan deras ini dapat meluas ke sejumlah kawasan lain di Sumatera Barat.

Perluasan dampak diprediksi menjangkau wilayah Kabupaten Tanah Datar, khususnya di Kecamatan X Koto.

Wilayah perluasan di Kabupaten Padang Pariaman meliputi rentang area yang cukup luas. Beberapa kecamatan terdampak di antaranya Sungai Limau, IV Koto Aur Malintang, Padang Sago, Batang Gasan, 2 X 11 Kayu Tanam, hingga Patamuan.

Sementara itu, cakupan wilayah di Kabupaten Agam juga diproyeksikan makin meluas. BMKG mencatat potensi hujan deras dapat menjangkau Lubuk Basung, Tanjung Raya, IV Koto, Banuhampu, serta Sungai Pua dan area sekitarnya.

Menurut perkiraan analisis BMKG, kondisi cuaca ekstrem yang melanda kabupaten-kabupaten tersebut diprediksi masih akan berlangsung hingga sore hari. Durasi fenomena hujan deras ini diperkirakan baru mereda sekitar pukul 14.30 WIB.

Masyarakat yang berada di daerah rawan bencana terisolasi atau perbukitan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Potensi angin kencang dan hujan lebat berdurasi lama berisiko memicu ancaman pohon tumbang, banjir luapan, hingga tanah longsor.

Pengendara yang sedang melintas di jalur rawan genangan maupun lereng curam diminta untuk lebih berhati-hati serta mengutamakan keselamatan.

Halaman Selanjutnya
img_title