BUMNag Diminta Atasi Blankspot di Solsel

Sosialisasi Pengentasan Blankspot Di Solok Selatan
Sumber :
  • Diskominfo Solok Selatan

Padang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat meminta kepada pihak terkait termasuk salah satunya Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag), untuk bersama-sama mengentaskan persoalan blankspot di Solok Selatan.

img_title Bupati Khairunas Minta OPD dan PPK Perketat Pengawasan Kegiatan Sejak Awal Pelaksanaan

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan sudah melakukan Kerjasama penyediaan jaringan dengan PT Indonesia Comnet Plus alias Icon+ pada titik daerah yang tidak tercover sinyal telekomunikasi alias blank spot, yang mencakup pengadaan jaringan, pengembangan, dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi. 

Menindaklanjuti kerja sama tersebut, Dinas Kominfo lakukan sosialisasi pengentasan blankspot melalui infrastruktur jaringan Ikon. Sosialisasi ini ditujukan kepada Camat, Wali Nagari dan BUMNag pada daerah susah dan sulit sinyal. 

img_title Khairunas Tegaskan Pengawasan Program Harus Sejak Awal: Tanpa Kontrol Hasil Tak Sesuai Harapan

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Syamsurizaldi mendukung dan mendorong BUMNag pada daerah sulit sinyal di daerahnya untuk menjadikan telekomunikasi sebagai salah satu unit usaha. 

"Ini adalah kesempatan usaha baru bidang telekomunikasi, penyediaan jaringan internet untuk daerah sulit sinyal’’ kata Syamsurizaldi melalui keterangan resminya, Sabtu 4 Februari 2023. 

img_title Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Padang dan Pariaman

Sekda juga mengingatkan peluang dalam kerjasama ini nantinya. Disamping nagari bisa turut membantu kebutuhan masyarakat akan telekomunikasi, juga berpeluang besar dalam menghasilkan pendapatan bagi nagari. 

"Apalagi pengentasan blankspot ini juga merupakan bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati kita dalam mewujudkan pembangunan di Solsel," terang Sekda didampingi Kadis Kominfo Firdaus Firman. 

Sementara itu mitra Ikon+ di Solok Selatan Rifo Rinaldi turut menceritakan alasan bergabung dengan Icon+. 

"Alasan dasar saya bergerak dalam penyediaan Internet di Solsel, karena ini (internet) sudah menjadi kebutuhan, saat ini rata-rata pengeluaran langganan internet sekitar 150 ribu perbulan, jika diakumulasi satu keluarga bahkan bisa melebihi kebutuhan pokok,’’ jelas Rifo. 

Atas pemikiran tersebut, dia mencoba merintis dengan menjadi bagian dari Ikon+, menyediakan layanan internet murah kepada masyarakat. 

Untuk turut berkontribusi dalam pengentasan blankspot, dirinya saat ini membuka diri untuk melakukan pendampingan pada nagari-nagari, dalam penyediaan layanan internet, dengan metode kerjasama dengan badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG). 

Dalam sosialisasi ini, Dinas Kominfo juga turut memberikan kesempatan kepada Wali Nagari Pakan Rabaa Timur untuk menyampaikan testimoninya terkait penyediaan jaringan internet di daerahnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title