22 Kelompok Tani Solsel Bakal Dapat Ratusan Bibit Sapi

Ilustrasi Sapi. Foto/Pixabay
Sumber :

Padang – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat akan segera melaksanakan kembali program Satu Keluarga Satu Sapi alias Suka Sapi. Rencananya, tahun ini sebanyak 450 ekor sapi akan diberikan kepada 22 kelompok tani yang ada di Solok Selatan.

img_title Harga TBS Sawit di Dharmasraya Tembus Rp4.005 per Kg, Petani Diimbau Cermati Selisih Pabrik

Bupati Solok Selatan, Khairunas mengungkap, dari hasil evaluasi program yang sama pada tahun sebelumnya, masih ditemukan beberapa kendala yang ditemui berdasarkan laporan panyuluh maupun Dinas Pertanian.

"Beberapa kendala diantaranya minimnya komitmen kelompok untuk menjalankan program suka sapi ini. Lalu kurangnya pengalaman dan pengetahuan kelompok dalam manajemen pengelolaan ternak sapi," kata Khairunas, Rabu 30 Agustus 2023.

img_title Menjajal Danau Bukit Bontak, Destinasi Wisata Baru nan Asri di Jalur Kerinci via Solok Selatan

Dijelaskan Khairunas, salah satu kendala yang ada antara lain sapi yang dikelola secara komunal dianggap kepunyaan pribadi sehingga tidak mematuhi aturan kelompok. Lalu tidak mengerti manajemen kandang yang sesuai standar dan terakhir prosedur penjualan, pengadaan, pelaporan dan pertanggungjawaban yang tidak dipahami.

Untuk itu Khairunas menilai perlu dilakukan pemberian pengetahuan pada seluruh penerima program ini. Sehingga tidak saja program pemerintah ini bisa berjalan, namun juga dapat dikelola dan dikembangkan sehingga dapat memperbaiki perekonomian penerimanya.

img_title Gubernur Mahyeldi Lepas Kafilah MTQ Nasional Sumbar ke Semarang, Minta Jaga Kekompakan dan Akhlak

Selain itu, Bupati juga meminta kepada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan untuk mencatat semua kendala dan permasalahan sebelumnya dan mencari jalan keluar lainnya agar kondisi yang sama tidak akan terjadi lagi.

Terpisah, Kepala Bidang Produksi dan Teknologi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat Efdal Kavri mengatakan dalam pengelolaan hewan sapi, perlu disesuaikan cara perawatannya dengan jenis sapi yang dimiliki.

Disamping itu, para peternak sapi juga disarankan untuk memiliki asuransi sapi sehingga jika terjadi masalah bisa dicover dengan asuransi tersebut.

"Asuransi jangan lupa karena kalau terjadi sesuatu bisa dicover asuransi. Dalam hal pemeliharaan dan pembinaan juga harus selalu dipantau,"tutupnya.