Jamin Takaran Pas Selama Ramadan, Pertamina dan Dismet Medan Sidak SPBU hingga SPPBE

Pengecekkan SPBU
Sumber :
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut

Padang – Memasuki awal bulan suci Ramadan 1447 H, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bergerak cepat memastikan perlindungan konsumen.

Bersama Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Wilayah I dan Dinas Metrologi setempat, Pertamina melakukan inspeksi mendadak (sidak) besar-besaran terhadap takaran BBM dan pengisian LPG di wilayah Sumatera Utara.

Sidak intensif ini menyasar sedikitnya 15 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta 2 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).

Cakupan wilayah pemeriksaan meliputi titik-titik krusial mulai dari Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Asahan, hingga Kabupaten Batubara. Fokus utama dalam kegiatan ini adalah pengujian alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP).

Langkah teknis ini diambil untuk menjamin bahwa setiap liter BBM yang dikucurkan dan setiap kilogram gas yang diisikan ke tabung LPG telah memenuhi standar ketat dan regulasi yang berlaku.

Tim gabungan tidak hanya memeriksa dokumen, tetapi juga melakukan pengujian langsung terhadap dispenser BBM di lapangan.

Hal ini dilakukan untuk memverifikasi kualitas dan kuantitas (Quantity & Quality/Q&Q) produk, sekaligus memastikan tidak ada alat tambahan atau modifikasi ilegal yang dapat merugikan masyarakat pemakai kendaraan.

Langkah preventif ini merupakan komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menghadirkan layanan energi yang transparan dan terpercaya.

Terlebih, saat ini Pertamina tengah bersiap memasuki periode Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri, di mana grafik konsumsi energi masyarakat biasanya mengalami lonjakan signifikan.

Sales Area Manager Retail Medan Pertamina Patra Niaga, Tito Rivanto Marsono, menegaskan bahwa pengecekan berkala ini adalah prosedur wajib untuk menjaga marwah operasional SPBU. Menurutnya, kepuasan pelanggan dimulai dari keakuratan takaran yang diterima di tangki kendaraan mereka.

"Melalui kolaborasi dengan instansi terkait ini, kami memastikan seluruh alat ukur di SPBU berfungsi normal dan akurat. Kami ingin masyarakat merasa tenang dan yakin bahwa setiap rupiah yang mereka keluarkan mendapatkan takaran yang sesuai," jelas Tito dikutip dari keterangan tertulis, Senin 9 Maret 2026.

Di sisi lain, Pertamina juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan berbagai pemangku kepentingan.