KFC Minta Maaf Kepada Timnas Prancis Dan Kylian Mbappe

Pemain timnas Prancis dan PSG Kylian Mbappe
Pemain timnas Prancis dan PSG Kylian Mbappe
Sumber :
  • Instagram: PSG

Padang – Nama Kylian Mbappe terus menjadi perbincangan pencinta sepak bola. Baru-baru ini dirinya dinilai terlalu sombong karena menolak sesi foto Timnas Prancis untuk produk iklan.

Sesi foto itu diadakan untuk makanan cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan Mbappe.  

Pihak KFC Prancis dikabarkan mengambil tindakan hukum atas penolakan Mbappe. Seorang eksekutif bernama Alain Beral mengancam menuntut lewat jalur hukum

Dilansir dari express.co.uk, Beral mengatakan KFC perlu menegaskan hak mereka atas situasi tersebut. Ia menuduh Mbappe memiliki amukan dan krisis masa muda. 

Namun tak lama setelah kabar tuntutan itu beredar, KFC Prancis malah bersikeras bahwa Beral tidak berbicara atas nama perusahaan. Mereka justru bangga bisa bekerja sama dengan FFF, Federasi Sepak Bola Prancis.

Kendati begitu, KFC pun meminta maaf atas kejadian itu. “KFC Prancis menyesali kata-kata yang diucapkan kemarin dan diberitakan media pagi ini. Ini adalah pendapat pribadi, sama sekali tidak mencerminkan posisi perusahaan,” begitu bunyi pernyataan yang diberikan kepada Reuters. 

Restoran cepat saji itu menyatakan bahwa kerjasama antara mereka menjadi kebanggaan perusahaan. Mereka yakin FFF mempunyai kemampuan menemukan solusi memuaskan bagi para mitra dan pemainnya, termasuk Kylian Mbappe. “Kerjasama antara KFC dan FFF selalu menjadi kebanggaan bagi perusahaan. 

KFC Prancis begitu yakin dengan kemampuan FFF menemukan solusi yang memuaskan bagi semua mitra dan pemainnya, termasuk Kylian Mbappe, yang kami dukung pertama di Prancis.” Pemain sayap berusia 22 tahun ini telah memboikot beberapa kegiatan sponsor saat bertugas dengan Timnas Prancis atas perjanjian hak gambar. 

Mbappe sebelumnya mengatakan ingin lebih mengontrol citranya. “Saya telah memutuskan untuk tidak mengambil bagian dalam pemotretan setelah penolakan federasi Prancis untuk mengubah perjanjian hak gambar dengan para pemain,” kata pemain Paris Saint-Germain ini dalam sebuah pernyataan.